WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 48 kasus baru positif Covid-19 pada Rabu (16/9). Sementara 50 pasien dinyatakan sembuh, kebanyakan domisili Sleman.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan penambahan kasus berasal dari Kota Jogja 14 kasus, Bantul 15, Kulonprogo delapan, Gunungkidul satu, dan Sleman 10.
BACA JUGA: Sehari Sebelum Gedung DPRD DIY Ditutup karena Covid-19, Sultan Jogja Datang untuk Rapat Paripurna
Berdasarkan riwayatnya, kasus baru berasal dari screening karyawan kesehatan tiga kasu, screening kehamilan dua kasus, tracing kasus positif 26 kasus, perjalanan luar daerah lima kasus, kontak keluarga dari luar wilayah empat kasus, dan masih dalam penelusuran delapan kasus. “Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 848 sampel dari 696 orang,” ujarnya.
BACA JUGA: Keluarga Pegawai Kena Corona, Salah Satu SD di Depok Sleman Ditutup
Adapun pasien sembuh Sleman, yakni 45 pasien, dan Bantul lima pasien. Dengan penambahan ini, total kasus positif DIY menjadi 1.943, dengan 1.420 pasien telah sembuh.
Sementara ketersediaan bed sampai saat ini untuk kritikal dengan kapasitas 48 bed, terpakai 19 bed dan sisa 29 bed. Sementara untuk non-kritikal dari kapasitas 404 bed, terpakai 239 bed dan sisa 165 bed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
SD Tumbuh 3 Jogja gelar AFT 2026 di TBY, konser orkestra anak bertema inklusi, kolaborasi musik, tari, dan visual kreatif.
Qatar menahan imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026 lewat gol injury time Boualem Khoukhi di laga Grup B.
Wamenpar Ni Luh sebut wisata gastronomi bukan sekadar kuliner, tapi pengalaman budaya yang jadi daya tarik wisata Indonesia.
Pemerintah siapkan PLTG 2.000 MW senilai Rp70 triliun untuk dorong swasembada energi dan target pertumbuhan ekonomi 8%.
Jogja didorong jadi destinasi unggulan selain Bali. Kunjungan wisman ke Borobudur–Prambanan meningkat signifikan.