Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Dery Supriyanto, warga Donoharjo, Ngaglik memamerkan kartu digital kepesertaan BPJS Kesehatan, Senin (5/10/2020)/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Dery Supriyanto, warga Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, punya cerita sendiri soal layanan BPJS Kesehatan. Selain menjadi peserta, ia juga memanfaatkan layanan program jaminan kesehatan nasional (JKN) ini.
"Pernah pada 2018 saya melakukan operasi pengangkatan tumor di bagian kepala. Usai menjalankan operasi, saya tetap dirawat inap selama dua hari di RSUD Sleman," katanya kepada Harian Jogja, Senin (5/10/2020).
Dia bercerita, tumor jinak yang ada di kepalanya berupa benjolan kecil. Secara fisik terlihat kemerahan. Keberadaannya dinilai sangat menganggu sehingga ia memutuskan untuk melakukan operasi. "Kata dokter ada penumpukan kelenjar. Ya enggak enak, menganggu," kata Dery.
Selama proses awal, dari meminta rujukan fasilitas kesehatan (faskes) pertama ke faskes kedua sama sekali tidak ada kendala. Semua proses berjalan lancar dan cepat. Bahkan, katanya, pelayanan di RSUD Sleman juga baik. "Tidak ada pembedaan pasien peserta BPJS Kesehatan dengan pasien umum," katanya.
Yang melegakan lagi, kata Dery, tidak sepeserpun ia mengeluarkan dana dari kantong pribadinya. Setelah operasi dan menjalani proses kontrol, lanjut Dery, semuanya masih ditanggung oleh BPJS Kesehatan. "Kontrol sampai tiga kali, semuanya juga ditanggung," katanya.
Sampai saat ini jika ada keluhan rasa sakit Dery lebih nyaman menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Apalagi saat ini semua akses layanan bisa dilakukan menggunakan aplikasi Mobile JKN. "Jadi prosesnya semua jelas, tidak ada pungutan liar karena semuanya berdasarkan data. Setiap menggunakan layanan saya tidak pakai kartu fisik, cukup dengan menunjukkan kartu digital sudah bisa," kata Dery.
Ditanya layanan apa yang perlu ditingkatkan oleh BPJS Kesehatan, Dery mengaku kondisi saat ini layanan BPJS Kesehatan sudah baik. "Jika dinilai hingga angka 10, pelayanan BPJS Kesehatan nilainya diangka 8,5 bahkan bisa lebih. Jadi sudah sangat baik. Kalaupun ada masalah pelayanan tergantung dari faskes dan SDM saja saat menangani," ujar Dery.
Dia berharap agar masyarakat yang masih belum terdaftar program JKN ini untuk segera mendaftar. Alasannya, selain pengurusannya mudah, pelayanannya juga tidak mengecewakan. "Kalau cuma antre ya biasa. Yang penting bagaimana pelayanannya saat layanan ini digunakan," kata Dery.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.