Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi administrasi kependudukan/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kulonprogo meluncurkan aplikasi Layanan Administrasi Kependudukan Online Kulonprogo (LakonKu). Kehadiran aplikasi ini bertujuan meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Kepala Disdukcapil Kulonprogo, Aspiyah, mengatakan dengan aplikasi tersebut, pemerintah mengembangkan inovasi untuk memberikan layanan masyarakat seluas-luasnya sehingga masyarakat tidak perlu datang ke disdukcapil, tetapi dapat mengakses layanan secara daring.
"Aplikasi LakonKu memiliki enam menu layanan admistrasi kependudukan secara online yaitu permohonan akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), kartu keluarga (KK), pengaduan data, surat perpindahan domisili dan akta kematian," ucapnya Rabu (7/10).
BACA JUGA: Singgung Demo Omnibus Law, Akun @iwanfals Di-bully Warganet
Aspiyah menjelaskan masyarakat yang ingin mengakses layanan tersebut bisa melalui website http://lakonku.dukcapil.kulonprogokab.go.id.
Setiap pemohon nantinya bisa log in melalui website tersebut kemudian memasukkan NIK, email, dan meng-upload berkas persyaratan yang dibutuhkan. Setelah itu, data pemohon diverifikasi oleh kepala seksi dan kepala bidang dan setelah valid akan ditandatangani secara elektronik oleh kepala disdukcapil.
"Selanjutnya, pemohon dapat mengambil surat permohonan tersebut melalui kantor dukcapil. Namun apabila pemohon tidak bisa mengambil di kantor dukcapil, surat permohonan tersebut akan dikirimkan melalui email dan bisa dicetak sendiri," ujarnya.
Aspiyah berharap kehadiran aplikasi ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat, sebab di masa pandemi seperti ini, pelayanan lewat online lebih diutamakan untuk meminimalisir terjadinya interaksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.