Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dua rumah sakit rujukan di Kulonprogo yaitu RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang, Sentolo serta rumah singgah teratai (RST) di Kompleks RSUD Wates untuk saat ini masih bisa menampung pasien baru Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan di RSUD Wates dari kapasitas 16 ruangan, masih tersisa empat yang kosong. Sementara untuk RSUD NAS, terisi dua dari total empat kamar.
"Sedangkan untuk RST terisi 20 dari total 30 ruangan. Artinya masih ada tempat untuk pasien lagi," kata Baning kepada awak media Minggu (11/10/2020).
BACA JUGA : Ini Data Terbaru Ketersediaan Kamar Isolasi Pasien Covid-19
Kulonprogo sebelumnya sempat diterpa persoalan tentang keterbatasan ruang isolasi. Di sisi lain jumlah penderita Covid-19 terus bertambah. Menyiasati hal itu, gugus tugas setempat menambah ruangan baru di lantai dua RST sehingga kini memiliki total kapasitas 30 kamar.
Di samping itu juga memberlakukan kebijakan isolasi mandiri bagi penderita tanpa gejala. Sedangkan untuk penderita yang menunjukkan sakit tetap dirawat di rumah sakit rujukan dan RST.
Merujuk data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, total penderita Covid-19 yang masih dalam perawatan sampai dengan saat ini mencapai 59 orang. Dari jumlah itu, 42 di antaranya menjalani isolasi di rumah. Sisanya yaitu 17 orang dirawat di rumah sakit rujukan dan RST.
Sebagai catatan, tidak semua pasien dirawat di rumah sakit di Kulonprogo. Adapula yang menjalani perawatan di rumah sakit lain di wilayah DIY, seperti PKU Muhammadiyah Bantul dan RS Sardjito, Sleman.
BACA JUGA : Ini Data Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Corona di Bantul
Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami, mengatakan kebijakan penanganan penderita Covid-19 di Bumi Menoreh saat ini dibagi menjadi tiga, yakni perawatan di rumah sakit rujukan, perawatan di RST, dan isolasi mandiri di rumah. Untuk pelaksanaan isolasi mandiri diawasi langsung oleh Dinkes dibantu satgas Covid-19 tingkat kalurahan.
Lebih lanjut ia menjelaskan rumah sakit rujukan ditunjukkan bagi penderita yang sudah terkonfirmasi positif dengan gejala sedang ataupun berat. Untuk RST dikhususkan kepada pasien dengan kondisi tidak ada gejala sampai dengan ringan, karena di sana tidak ada pelayanan medis seperti halnya di rumah sakit rujukan.
"Sementara untuk isolasi rumah dilaksanakan di bawah pantauan kami, hal ini juga dipertimbangkaan dengan lokasi yang sudah memenuhi syarat untuk menjalani isolasi mandiri, seperti misalnya memiliki dua kamar mandi terpisah dan kamar sendiri yang tidak gabung dengan anggota keluarga lain," ujar Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha agar kolesterol tetap aman, mulai dari cara memasak hingga mengatur porsi makan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.