Progres Tol Jogja-Solo Tembus 85 Persen, Ruas Sleman Segera Tersambung
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Sultan Hamengkubuwono X didampingi Walikota Jogja, Haryadi Suyuti meninjau langsung Shelter Rusunawa Bener. / Ist-Diskominfo
Harianjogja.com, JOGJA- Selter Penanganan Covid-19 Kota Jogja di Rusunawa Bener telah tiga pekan beroperasi. Segenap pelayanan terus dikembangkan untuk membantu penanganan pasien OTG, salah satunya pengoperasian aplikasi selter.
Penanggung Jawab Selter Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat menerangkan bahwa aplikasi selter diterapkan untuk mempermudah administrasi para pasien OTG. Selain itu, implementasi aplikasi selter juga dinilai mampu untuk meminimalisir penggunaan kertas.
Baca juga: Siapkan Uang Muka Rp3,67 T, Pemerintah Siap Beli 100 Juta Vaksin Covid-19
"Aplikasi selter jadi mau memudahkan, mau menyederhanakan kalau bisa kita paperless, jadi yang mau dikirim ke tempat [selter] kita itu tidak harus menyiapkan fotokopi atau data apa," jelasnya pada Selasa (13/10/2020).
Diteruskan Agus, lewat aplikasi selter, informasi mengenai kapasitas, kondisi kamar yang tersedia dan terisi dapat diketahui. "Begitu masuk kesana [kamar] sudah siap, dukungan administrasinya sudah siap tinggal masuk kamar nomor berapa, itu pakai sistem, jadi langsung diupload-diupload, tapi kamar beberapa yang digunakan akan digunakan itu sudah ada, terus yang kedua kamar mana yang sudah digunakan, yang kosong mana itu sudah ada," tukasnya.
Baca juga: Ketua Satgas Sebut Nyaris Tak Ada Lagi Tempat Aman dari Ancaman Covid-19
Tidak hanya itu, informasi mengenai waktu masuk dan penjemputan pasien juga telah tertera dalam aplikasi selter. "Terus akan muncul pasien penyintas X keluar kapan, jadi itu artinya apa, puskesmas yang memasukkan itu sudah tahu kapan pasien harus dijemput. Dia menambahkan jika aplikasi selter digunakan dapat memantau masuk keluarnya pasien OTG. "Artinya ini untuk mempermudah begitu masuk itu semuanya sudah siap, tidak perlu ada rujukan, KTP, tau apa-apa, sudah secara elektronik sudah masuk," imbuhnya.
Agus menuturkan, adanya aplikasi selter membuat kerja administratif penanganan pasien OTG jadi makin mudah. "Semakin enak, tinggal komunikasi ini nanti dikirimkan jam sekian, ambulansnya aja difoto, plat nomornya, jadi nanti masuknya jelas ini ambulans dari mana," tandasnya. Berdasarkan catatan Agus sebanyak 30 orang secara akumulatif menjadi perawatan di Selter Rusunawa Bener sejak dibuka tiga pekan lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi menyampaikan jika adanya aplikasi selter begitu bermanfaat bagi tenaga kesehatan yang bertugas di Selter Rusunawa Bener. "Bermanfaat, kan dengan aplikasi selter meminimalkan kontak langsung, mengurangi penyebaran kasus Covid-19," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Aldila Sutjiadi sukses melaju ke final Morocco Open 2026. Simak perjuangan Aldila/Zvonareva menuju gelar juara WTA 250 malam ini pukul 21.20 WIB.