15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Jumiran menunjukkan kartu BPJS Kesehatan miliknya, Kamis (22/10/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Jumiran, warga Brian, Kalurahan Margomulyo, Kepanewon Seyegan, mengaku bersyukur diberi kesehatan yang baik. Apalagi, dia bekerja sebagai karyawan outsourcing sehingga masalah kesehatan selalu ia jaga dan perhatikan.
"Saya hanya sering sakit ringan seperti pusing. Alhamdlillah belum pernah sakit sampai opname. Sebagai pemegang BPJS kesehatan, saya juga belum pernah meminta rujukan untuk dirawat di rumah sakit," katanya kepada Harian Jogja, Kamis (22/10).
Kalaupun sakit, Jumiran pun tidak kebingungan. Sebab, dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan, ia tinggal mengunjungi dokter keluarga yang tak jauh dari tempat tinggalnya. "Alhamdulillah, saya bersama istri dan dua anak saya sampai saat ini diberi kesehatan yang baik. Bagi saya kesehatan paling utama," katanya.
Kepesertaan menjadi peserta BPJS Kesehatan, katanya, didaftarkan oleh perusahaan tempat dia bekerja. Tak hanya dirinya, istri dan kedua anaknya juga terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) itu. "Semua dalam satu kartu keluarga sudah didaftarkan," ujarnya.
Selama menggunakan layanan BPJS Kesehatan, dia mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Dokter keluarga yang menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) selalu memberikan pelayanan yang terbaik. "Tidak pernah mengecewakan. Tinggal bawa kartunya, diperiksa, dikasih obat terus pulang," katanya.
Dia berharap warga lain yang belum menjadi peserta JKN BPJS Kesehatan untuk segera mendaftar menjadi peserta. Alasannya, dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan, maka dia dan keluarganya tidak lagi memikirkan masalah biaya pengobatan. Sebah seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. "Jangan sampai karena kepepet, butuh, baru menjadi peserta BPJS Kesehatan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Gempa NTT berdampak pada sejumlah fasilitas transportasi. Menhub Dudy Purwagandhi memerintahkan pemeriksaan pelabuhan, terminal, dan bandara.
Tiga kalurahan di Bantul baru memiliki satu pendaftar calon lurah. Jika tak ada tambahan calon, Pilur bisa melawan kotak kosong.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.