Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul menjalankan Operasi Zebra Progo hingga Minggu (8/11/2020). Operasi kali ini berbeda karena pelaksanaan dilakukan dengan kegiatan sosial yakni pembagian masker dan handsanitizer kepada masyarakat.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Tri Nuviyan mengatakan, operasi zebra berlangsung selama 14 hari dan akan berakhir pada Minggu mendatang. Menurut dia, di awal operasi berjalan seperti pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya dengan fokus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat guna tertib berlalulintas.
Baca juga: Merapi Naik ke Level Siaga, Ini Imbauan Sri Sultan HB X
Namun adanya instruksi dari Mabes Polri, maka kegiatan diubah menjadi operasi simpatik. “Perubahan erat kaitannya dengan pandemi Covid-19. Jadi, dalam operasi lebih mengedepankan kegiatan sosial,” kata Anang, Kamis (5/11/2020).
Ia menjelaskan, operasi simpatik yang dilakukan tidak jauh-jauh dengan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Sebagai contoh, polisi memberikan masker dan handsanitizer kepada warga. Selain itu, ada juga pemberian paket sembako kepada warga terdampak dari wabah yang berasal dari Wuhan, China ini.
“Kami ingin meringankan beban dari masyarakat. Jadi, operasi dilakukan dengan cara simpatik,” katanya.
Selain melakukan kegiatan sosial ke masyarakat, di dalam operasi progo juga dilakukan sosialisasi terkait dengan ketertiban berlalulintas. Adapun caranya dilakukan dengan memberikan selebaran berisikan tentang keselamatan berlalulintas. “Kami terus imbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan tertib dalam berlalulintas,” katanya.
Baca juga: Memasuki Masa Sanggah, Warga Terdampak Tol Jogja-Solo Diimbau Cermati Hasil Pendataan Pengukuran
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, penyebaran Covid-19 masih harus diwaspadai. Pasalnya, virus ini masih menyebar dan bisa menular kepada siapa saja. Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat untuk terus taat dan patuh menerapkan protokol kesehatan. “Disiplin menjadi kunci agar tehindar dari penularan virus ini,” katanya.
Dewi menjelaskan, kasus Covid-19 di Gunungkidul ada 340 kasus. Sebanyak 277 pasien sudah dinyatakan sembuh, 13 pasien meninggal dunia. Sedangkan pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan ada 50 orang. “Hari ini [kemarin] ada tambahan tiga kasus baru. Untuk mencegah penularan, kami terus melakukan tracing kepada masyarakat yang kontak erat dengan pasien positif,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Sebanyak 1.999 SPPG ditutup sementara karena belum mendaftarkan SLHS. Pakar UMY mengingatkan pentingnya pengawasan rutin keamanan MBG.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Galeri24 Rp2,584 juta, Antam Rp2,678 juta, dan UBS Rp2,61 juta per gram.
OJK mengatur pembentukan Harga Acuan Indonesia dari transaksi BMKS dengan prinsip wajar, transparan, efisien, dan berintegritas.
Ustaz Abdul Somad mengingatkan mahasiswa UII pentingnya merawat iman, menentukan tujuan hidup, berbakti kepada orang tua, dan memilih pertemanan.
Presiden Prabowo menerima Mushaf Al Quran Gontor dalam perayaan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo.