Ayah dan Anak Ikut Lari di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 Powered By Astra Financial
Benny dan Fayyadh, ayah-anak asal DIY, mengikuti SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 setelah rutin berlari bersama tiga kali sepekan.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mengimbau kepada seluruh warga DIY baik yang berada di lereng Merapi maupun jauh dari Merapi untuk tidak panik dalam merespons peningkatan status kenaikan aktivitas gunung teraktif di dunia itu. Sultan juga meminta Pemkab Sleman menyiapkan upaya mitigasi.
Sultan HB X mengimbau masyarakat tidak perlu panik terutama warga yang jauh dari Merapi. HB X meyakini warga sekitar lereng Merapi justru sudah terbiasa menghadapi perkembangan gejala alam seperti ini. Pihaknya juga akan mengeluarkan edaran dalam merespons peningkatan status Merapi.
BACA JUGA : Merapi Siaga, 30 Dusun Ada di Daerah Bahaya, Ini Daftarnya
“Masyarakat tidak perlu panik karena kan sudah hafal masyarakat di Sleman khususnya di sekitar Merpai, saya kira mereka sudah paham, seperti itu. Hanya saya mohon yang jauh dari Merapi tidak usah panik dengan kenaikan. Saya juga akan mengeluarkan edaran dari pemberitahuan hari ini mungkin besok,” katanya Kamis (5/11/2020).
Sultan menambahkan warga Sleman khususnya di sisi timur, selatan dan barat Gunung Merapi agar lebih memperhatikan adanya peningkatan status Merapi. “Saya yakin mereka sudah punya pengalaman banyak dengan Merapi,” katanya.
Selain itu menyampaikan harapannya agar Pemkab Sleman bisa mempersiapkan segala keperluan mitigasi termasuk jalur evakuasi. Ia juga berpesan agar masyarakat tidak perlu panik. “Saya minta kepada warga Kabupaten Sleman khususnya sebelah timur, selatan maupun barat Gunung Merapi untuk memperhatikan bahwa Merapi ini sudah ditingkatkan statusnya dari waspada ke siaga,” katanya.
BACA JUGA : Aktivitas Terus Meningkat, Status Merapi Naik Jadi Siaga
“Sehingga harapan saya Pemerintah Kabupaten Sleman juga mempersiapkan diri, untuk jalur evakuasi untuk persiapan siaga, saya kira sudah tahu bapak Bupati [Sleman] apa yang harus dilakukan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Benny dan Fayyadh, ayah-anak asal DIY, mengikuti SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 setelah rutin berlari bersama tiga kali sepekan.
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
TikTok Shop menetapkan batas komisi dinamis maksimal Rp60.000 per item mulai 16 September 2026.
Ada lima periode long weekend pada 2027. Maret dan Mei menjadi bulan dengan rangkaian hari libur dan cuti bersama.
Serangan teror di kantor polisi Kota Kohat, Pakistan, menewaskan 21 orang termasuk 15 polisi dan melukai lebih dari 80 orang.
Kemensos memperluas akses pendidikan gratis bagi lebih dari 44.000 anak keluarga miskin melalui 182 sekolah dan DTSEN.