Merapi Naik ke Level Siaga, Ini Imbauan Sri Sultan HB X

Sri Sultan HB X - Harian Jogja/Lugas Subarkah
05 November 2020 19:17 WIB Lugas Subarkah & Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mengimbau kepada seluruh warga DIY baik yang berada di lereng Merapi maupun jauh dari Merapi untuk tidak panik dalam merespons peningkatan status kenaikan aktivitas gunung teraktif di dunia itu. Sultan juga meminta Pemkab Sleman menyiapkan upaya mitigasi.

Sultan HB X mengimbau masyarakat tidak perlu panik terutama warga yang jauh dari Merapi. HB X meyakini warga sekitar lereng Merapi justru sudah terbiasa menghadapi perkembangan gejala alam seperti ini. Pihaknya juga akan mengeluarkan edaran dalam merespons peningkatan status Merapi.

BACA JUGA : Merapi Siaga, 30 Dusun Ada di Daerah Bahaya, Ini Daftarnya

“Masyarakat tidak perlu panik karena kan sudah hafal masyarakat di Sleman khususnya di sekitar Merpai, saya kira mereka sudah paham, seperti itu. Hanya saya mohon yang jauh dari Merapi tidak usah panik dengan kenaikan. Saya juga akan mengeluarkan edaran dari pemberitahuan hari ini mungkin besok,” katanya Kamis (5/11/2020).

Sultan menambahkan warga Sleman khususnya di sisi timur, selatan dan barat Gunung Merapi agar lebih memperhatikan adanya peningkatan status Merapi.  “Saya yakin mereka sudah punya pengalaman banyak dengan Merapi,” katanya.

Selain itu menyampaikan harapannya agar Pemkab Sleman bisa mempersiapkan segala keperluan mitigasi termasuk jalur evakuasi. Ia juga berpesan agar masyarakat tidak perlu panik. “Saya minta kepada warga Kabupaten Sleman khususnya sebelah timur, selatan maupun barat Gunung Merapi untuk memperhatikan bahwa Merapi ini sudah ditingkatkan statusnya dari waspada ke siaga,” katanya.

BACA JUGA : Aktivitas Terus Meningkat, Status Merapi Naik Jadi Siaga

“Sehingga harapan saya Pemerintah Kabupaten Sleman juga mempersiapkan diri, untuk jalur evakuasi untuk persiapan siaga, saya kira sudah tahu bapak Bupati [Sleman] apa yang harus dilakukan,” ucapnya.