RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) akan mengunjungi semua pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantul pada Jumat (27/11/2020) mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul mengatakan kehadiran Forkompinda yang terdiri dari pejabat tinggi Pemkab Bantul, kepolisian, TNI, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul tersebut bertujuan menjaga Bantul tetap kondusif dan berjalan sesuai regulasi tanpa ada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Menurut dia, Pilkada Bantul harus berjalan dengan baik dan lancar, baik secara kualitatif dan kuantitatif. “Sehingga kehadiran Forkompinda ke Paslon bersama-sama agar membawa iklim sejuk di Bantul dalam setiap tahapan pilkada,” kata Helmi, seusai acara Coffee Morning di kantor Bawaslu Bantul, Jumat (20/11/2020) pekan lalu.
Baca juga: Pilkada Bantul, Tiap TPS Dilengkapi Satu Bilik Khusus
“Kami ingin menjaga iklim Bantul tetap sejuk dan agar semua calon siap menang siap kalah bareng-bareng menjaga kondisi daerah tetap aman,” lanjut Helmi.
Sekedar diketahui Pilkada Bantul 2020 ini diikuti dua pasangan calon, yakni Abdul Halim Muslih-Joko Budi Purnomo dan Suharsono-Totok Sudarto. Kedua calon bupati tersebut sama-sama petahana yang masih menjabat sampai Februari 2021 mendatang. Sebelumnya kedua pasangan calon juga sudah mendandatangani fakta integritas pilkada sehat dan damai.
Kedua Paslon juga siap menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap aktivitas tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul. Kemudian mereka juga mendukung secara penuh penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul secara aman, sehat, jujur, adil, damai, elegan dan bermartabat
Baca juga: Beredar Pesan Berantai tentang Klaster Covid-19 di RSUP Dr Sardjito, Begini Tanggapan RS
Tidak hanya itu, kedua paslon juga berkomitmen menolak dan tidak melakukan segala bentuk praktik politik uang pada seluruh tahapan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul
“Bahwa kami tidak melakukan kampanye hitam, politik identitas, dan atau politisasi SARA dalam pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul,” katanya. Mereka berkomitmen mentaati peraturan perundang-udangan yang berlaku pada setiap tahapan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.