Ekonom Soroti Shadow Economy Indonesia yang Capai 23,8% GDP
Setahun 7DDE, ekonom menilai belum ada perbaikan signifikan. Tata kelola anggaran dan shadow economy menjadi sorotan.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengunjungi berbagai stan UKM kuliner dan kerajinan di Gunungketur Festival. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Upaya membangkitkan ekonomi masyarakat Jogja dipulihkan dengan beragam cara kreatif. Usaha kecil dan mikro yang banyak tumbuh di perkampungan terus diberikan wadah untuk terus berkembang salah satunya melalui festival.
Kelurahan Gunungketur Kecamatan Pakualaman Kota Jogja yang memiliki beraneka produk UMKM menggelar Gunungketur Festival untuk mewadahi potensi masyarakat. Digelar pada Sabtu (21/11) di depan Kelurahan Gunungketur, festival menghadirkan 12 stan unggulan yang terdiri dari produk kuliner hingga kerajinan. Ketua Gunungketur Festival 2020, Yuning Rosanti menjelaskan jika pada festival tahun ini diadakan pula lomba stan kreasi dan lomba desain masker yang baru pertama kali diselenggarakan.
BACA JUGA : 82 UMKM Bantul Tempati Gerai di YIA
Agenda tahunan Kelurahan Gunungketur ini diharapkan mampu mengembangkan potensi UMKM yang ada di masyarakat. Selain itu pihaknya berharap Gunungketur Festival juga dapat menjadi sarana hiburan masyarakat kelurahan di tengah pandemi meski dengan protokol kesehatan.
"Acara ini diharapkan dapat memperluas informasi kepada warga sekitar atau pun wisatawan bahwa Kelurahan Gunungketur memiliki [potensi] kuliner dan kerajinan yang tak kalah bagus dibanding lainnya," ujar Yuning.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi yang hadir menyaksikan berbagai berbagai produk warga Gunungketur mengapresiasi digelarmya festival tersebut. Menurutnya kegiatan ini dapat menjadi wadah pelaku UMKM di bidang kuliner dan kerajinan dapat mempromosikan produk unggulannya. Menurut Heroe di masa pandemi semangat warga untuk berkarya tidak mengikis dan terus berjuang meningkatkan perekonomian.
BACA JUGA : Subardi Gelar Pelatihan UMKM Serentak di Jogja
Peningkatan perekonomian warga menjadi hak yang penting karena menurut here selama pandemi berbagai aspek mengalami penurunan tak terkecuali perekonomian. Oleh karena itu Heroe berharap warga berusaha dan berjuang untuk berusaha memulihkan perekonomian, tentunya dengan tetap menjalankan segala protokol kesehatan yang ada.
Terakhir, Heroe berharap adanya Gunungketur Festival dapat menguatkan tradisi dan budaya dalam berbagai kegiatan. "Mari bersama-sama menggali, mengembangkan, dan saling memberi akses para pelaku usaha, agar ekonomi kreatif untuk berkreasi dan berkarya semakin luas," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Setahun 7DDE, ekonom menilai belum ada perbaikan signifikan. Tata kelola anggaran dan shadow economy menjadi sorotan.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.