Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Lonjakan kasus Covid-19 di DIY beberapa waktu terakhir menyebabkan persediaan bed atau tempat tidur untuk pasien Corona makin menipis.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 150 penambahan kasus positif pada Rabu (25/11/2020). Sleman mendominasi penambahan sebanyak 121 kasus. Sementara 144 kasus dinnyatakan sembuh dan tiga kasus dilaporkan meninggal.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 13 kasus, Bantul 8 kasus, Kulonprogo 5 kasus, Gunungkidul 3kasus dan Sleman 121 kasus.
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 13 kasus, skrining Pendidikan 77 kasus, periksa mandiri 5 kasus dan belum ada keterangan 55 kasus. “Dari pemeriksaan pada 1.214 sampel dari 1.101 orang,” ungkapnya, Rabu.
Tiga kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 5.242, perempuan 57 tahun, Bantul; kasus 5.245, perempuan 63 tahun, kota Jogja; Kasus 5.252, laki-laki 45 tahun, Sleman. Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 7 kasus, Bantul 126 kasus dan Sleman 11 kasus.
BACA JUGA: Jadi Target Penelusuran, Warga di Kulonprogo Ini Sempat Menolak di-swab
Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 5.453 kasus, dengan 4.141 kasus sembuh dan 136 kasus meninggal.
Sementara penggunaan bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal atau di ruang ICU sebanyak 40 bed, sisa 9 bed. Untuk non kritikal digunakan 356 bed, sisa 48 bed. Jumlah itu makin memipis dibandinh hari-hari sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.