Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemda DIY meyakini nilai ganti untung atas proyek pembangunan jalan Tol Jogja-Solo bagi warga Sleman yang terdampak bakal menguntungkan. Pasalnya harga tanah di wilayah DIY dan Jawa Tengah berbeda.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Krido Suprayitno mengatakan penggantian ganti untung lahan terdampak tol diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Meskipun nilai taksiran tanah dan bangunan milik warga terdampak merupakan kewenangan tim appraisal dan bukan kewenangan dari Pemda DIY, namun ia meyakini nilai ganti untung yang diterima warga di Sleman akan berbeda dengan yang ditetapkan di Klaten.
Baca juga: GP Ansor DIY Siap Jaga Kambtimas Jelang Pilkada
Kondisi tersebut, lanjut Krido, tidak terlepas dari harga jual tanah yang terjadi di Sleman dan Klaten. Harga tanah di dua provinsi baik DIY maupun Jateng berbeda karena ada perbedaan peta gudang dan peta harga tanah. "Pasti ada perbedaan harga tanah. Ini karena harga tanah di DIY (Sleman) dan Jateng (Klaten) berbeda. Beda wilayah, beda harga tanah. (Lebih tinggi Sleman) wartawan sudah tahulah," kata Krido, Jumat (27/11/2020).
Hanya saja, kata Krido, tidak menyebutkan berapa besaran nilai ganti untung yang akan diberikan kepada warga terdampak. Nilai ganti untung tersebut tetap akan dimusyawarahkan antara tim appraisal dengan warga terdampak. "Kami bisa memberikan informasinya setelah musyawarah selesai. Sebab harga tanah yang akan disampaikan masuk dalam bagian materi musyawarah," katanya.
Dijelaskan Krido, nilai ganti untung tersebut baru disampaikan awal Desember mendatang. Dengan begitu, diharapkan pencairan dana ganti untung kepada warga terdampak selesai pada akhir Desember. "Setelah ada kesepakatan nilai ganti untungnya, pada pekan terakhir bulan Desember pembayaran akan dilangsungkan," kata Krido.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Tiga karya budaya Sleman resmi ditetapkan sebagai WBTb nasional 2025, yakni Reog Keprajuritan, Sruntul, dan Bebek Bacem Nglengis.
Gus Rozin menghormati mekanisme AHWA dalam pemilihan Ketum PBNU dan mengajak warga NU menjaga persatuan setelah keputusan Muktamar ke-35.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
Prabowo membahas penyesuaian syarat rekrutmen suku Dayak pedalaman menjadi prajurit TNI dan meminta Babinsa edukasi bahaya karhutla.