Hujan Belum Pulihkan Sumber Air, 11 Sekolah di Sleman Masih Kekeringan
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
Ucapan duka cita atas meninggalnya Agus Sudrajat./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Kepala Dinas Sosial Kota Jogja Agus Sudrajat meninggal dunia karena Covid-19 di RSUP Dr. Sardjito, Selasa (1/12/2020) pagi pukul 10.00 WIB. Agus meninggal dunia dalam usia 55 tahun.
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Jogja yang juga menjabat Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan Agus diketahui positif terinfeksi Covid-19 pada Senin (23/11/2020) malam. Agus terinfeksi virus Corona dan meninggal dunia dengan komorbid atau penyakit penyerta diebetes melitus.
BACA JUGA: Begini Reaksi Warganet setelah Anies Baswedan Positif Covid-19
“Atas nama Pemerintah Kota Jogja, saya turut berduka cita dan mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kami kehilangan pilar penanganan Covid-19 di Kota Jogja. Beliau [Kepala Dinas Sosial Kota Jogja Agus Sudrajat] dari awal membantu penanganan Covid-19 mulai dari pembangunan selter, posko, sampai dapur umum,” ujar Heroe, Selasa siang.
Heroe mengatakan sejauh ini belum bisa memastikan Agus akan dimakamkan di mana. Namun, Pemerintah Kota Jogja akan mengupayakan jenazah Agus dimakamkan di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.
FCD mendesak polisi menarik pasukan, menghentikan kekerasan, dan membuka jalur evakuasi bagi massa aksi di sekitar Malioboro dan DPRD DIY.
Indonesian Dance Festival 2026 digelar di Jakarta pada 29 Oktober–1 November, menghadirkan pertunjukan tari, lokakarya, diskusi, dan kolaborasi internasional.
Kenali kualitas air minum dari sumber, proses pengolahan, higienitas kemasan hingga keterlacakan produk untuk membantu keluarga memilih air minum.