Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Ilustrasi/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN—Seluruh petugas penyelenggara Pilkades Serentak Sleman di 49 Kalurahan mulai menjalani rapid test Covid-19. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 saat pemungutan suara 20 Desember mendatang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman, Budiharjo mengatakan pelaksanaan rapid test dilakukan secara bertahap mulai 7 hingga 14 Desember di 25 puskesmas, laboratorium kesehatan, dan RSUD di Sleman. Kondisi ini terjadi karena jumlah petugas yang menjalani tes mencapai ribuan orang. "Rapid test dilakukan secara bertahap untuk menghindari kerumunan di masing-masing puskesmas. Untuk hasilnya masih di Dinas Kesehatan Sleman," katanya, Jumat (11/12).
Menurut Budi, jumlah petugas yang mengikuti rapid test sekitar 9.465 orang, dengan rincian sebanyak 7.717 orang petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), 1.095 orang tenaga teknis lapangan (TTL), dan sebanyak 539 orang merupakan panitia desa. "Kami juga menyiapkan 114 orang cadangan TTL. Mereka juga ikut rapid test," katanya.
Menurut Budi, jika ditemukan petugas yang dinyatakan positif Covid-19 maka PMK Sleman mengambil petugas cadangan untuk mengganti petugas yang positif Covid-19. Jika terdapat 114 personel TTL sebagai cadangan, maka PMK menyiapkan 3% KPPS cadangan dari jumlah keseluruhan. "Petugas yang menjadi cadangan ini sudah kami latih untuk menguasai tiga bidang ketugasan di TPS," katanya.
Disinggung soal persiapan pelaksanaan pilkades, Budi mengatakan pelaksanannya sudah mencapai 90%. Beberapa waktu lalu, PMK Sleman sudah mengirimkan kelengkapan alat pelindung diri (APD) bagi petugas seperti masker, face shield, sarung tangan, dan disinfektan ke tingkat PPS. "Untuk distribusi logistik dan komputer dilaksanakan Senin [14/12] hingga Rabu [16/12]," katanya.
Pelaksanaan pilkades, kata Budi, menerapkan protokol kesehatan secara ketat di 1.102 TPS. Selain disinfeksi area TPS, pemilih juga diwajibkan memakai masker, dan cek suhu tubuh sebelum masuk ke bilik. Di lokasi TPS juga disediakan sarung tangan sekali pakai. Khusus Pilkades di Desa Glagaharjo, Cangkringan, proses pemilihan akan mengikuti skenario Pilkada.
"Kalau di Pilkada 9 Desember lalu, warga Dusun Kalitengah Lor memberikan hak suara di TPS, maka TPS juga akan dibangun di dekat barak pengungsian Glagaharjo," katanya.
Sekadar diketahui, total anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Pilkades Sleman 2020 sekitar Rp14,6 miliar. Pemkab mengalokasikan pengadaan APD untuk seluruh petugas dengan anggaran Rp575,86 juta. Adapun untuk rapid test bagi petugas pelaksana anggarannya mencapai Rp1,63 miliar.
Terkait dengan hasil rapid test bagi petugas penyelenggara pilkades yang digelar sejak 7 Desember, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengaku sampai saat ini belum ada laporan hasil. "Maaf belum ada laporan yang masuk," ujar Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.