Pembahasan Raperda Gunungkidul Dikebut, 3 Draf Segera Dibahas
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Papan rambu peringatan tentang jalan rusak terpasang di jalur Krikilan, Kalurahan Candirejo, Semin. Minggu (13/12). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, SEMIN – Sejumlah warga berharap jalan provinsi di wilayah perbatasan dengan Sukoharjo, Jawa Tengah diperbaiki. Selain bergelemobang, di jalur ini banyak yang berlubang sehingga rawan kecelakaan.
Salah seorang pengendara motor, Tomo mengatakan, jalan di wilayah perbatasan khususnya di Kapanewon Semin butuh perhatian. Pasalnya, akses penghubung dengan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini banyak yang rusak.
“Jalannya ada yang bergelombang dan berlubang. Ini harus diperbaiki sehingga tidak membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua,” katanya, Minggu (13/12/2020).
BACA JUGA : Jalan di Gunungkidul Masih Banyak yang Rusak
Ia mengaku sudah sering lewat jalur ini sehingga hapal medannya. Pada saat dulu, Tomo mengaku bangga karena kondisi jalan di wilayah DIY lebih baik, tapi untuk sekarang berkebalikan karena jalur di wilayah Sukoharjo lebih bagus.
“Jalan di sana [Sukoharjo] cor beton, sedang yang masuk Semin ada yang rusak,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh salah seorang warga Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Suratno. Menurut dia, kondisi jalan di daerahnya karena banyak yang rusak. Kondisi ini mengganggu kelancaran lalu lintas dikarenakan jalan banyak berlubang sehingga pengendara yang melintas harus berhati-hati agar tidak mengalami kecelakaan.
“Kalau tidak hati-hati bisa terjadi kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua,” kata Suratno.
Menurut dia, perbaikan merupakan solusi yang tepat, terlebih lagi di jalur ini juga meruapakan salah satu akses utama menuju Gunungkidul dari sisi utara. Meski demikian, ia mengaku hanya bisa berharap karena perbaikan merupakan kewenangan dari pemerintah.
“Sudah beberapa kali diperbaiki tapi tetap rusak masih rusak. Jadi, harapannya perbaikan bisa dioptimalkan sehingga bisa bertahan lama,” katanya.
BACA JUGA : Warga Kalitekuk Ingin Jalan Rusak Diperbaiki, Seperti Ini
Ia mengungkapkan kerusakan ada di sejumlah titik mulai dari tanjakan di Krikilan atau titik di bulak Brumbung. Selain masalah perbaikan jalan, warga juga berharap di sepanjang jalur diberikan lampu peneranan sehingga pada saat malam tidak gelap.
“Sudah jalannya ada yang rusak, kalau malam gelap. Jadi, kami berharap ada upaya memperbaiki dengan melengkapi dengan fasilitas lampu untuk menerangi jalan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Bareskrim Polri membongkar dugaan judi kasino di “Gedung SB” Sukoharjo. Sebanyak 30 orang jadi tersangka dan uang Rp1,048 miliar disita.
FBI peringatkan bahaya juice jacking di charger publik. Peretas bisa curi data lewat port USB. Simak 2 tips aman dari FBI agar data pribadi tetap terjaga
Tiga lampu LED proyek Tol Jogja-Solo di Gamping, Sleman, diduga dicuri. Pekerja memergoki pelaku setelah lampu tiba-tiba menghilang.
The Jakmania resmi boikot launching Persija Jakarta dan laga vs Brisbane Roar karena harga tiket naik Rp150 ribu. Manajemen didesak turunkan harga.
Van Gastel menyambut rumor Adidas menjadi apparel baru PSIM Jogja musim 2026/2027. Jersey anyar akan diperkenalkan pada 29 Agustus.