WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, melantik perwakilan Kepala Sekolah, Kepala TU dan Pejabat Fungsional di kompleks Kantor Gubernur DIY, Rabu (16/12/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, DANUREJAN--Mengisi sejumlah kekosongan jabatan di satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB, Pemda DIY menlantik sebanyak 22 Kepala Sekolah pada Rabu (16/12/2020), di kompleks Kantor Gubernur DIY. Meski belum memulai pembelajaran tatap muka, tugas kepala sekolah pada masa pandemi cenderung lebih berat.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan kekosongan jabatan tidak bisa terlalu lama, karena kehadiran pemimpin di satuan pendidikan sangat penting. “Tugas [kepala sekolah] di masa pandemi lebih berat atau setidaknya berbeda dibanding masa sebelum pandemi,” ujarnya.
BACA JUGA : Ini Kata Sultan Soal Kepastian Sekolah Tatap Muka di Jogja
Sampai saat ini Pemda DIY belum membuka pembelajaran tatap muka karena mengedepankan keamanan dan kesehatan guru dan peserta didik. Pihaknya bersama Gugus Tugas Penangnan Covid-19 masih akan mengevaluasi dan lakukan pemantauan kondisi untuk memberi rekomendasi kapan sebaiknya pembelajaran tatap muka dimulai.
Selain kepala sekolah, Pemda DIY juga melantik 31 Kepala Tata Usaha dan 49 Pejabat Fungsional. “Saya harap dapat melaksanakan tugasnya sebaik-baiknya. Tugas administratif jadi tanggung jawab TU, sementara Kepala sekolah lebih banyak laksanakan tugas akademik,” ujarnya.
Adapun Pejabat Fungsional yang dilantik diantaranya guru, arsip paris dan lainnya. Sesuai arahan Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ke depan Pemda DIY akan memperbanyak pejabat fungsional dibanding pejabat struktural.
BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Pemerintah Izinkan Sekolah Tatap
“Pejabat fungsional lebih banyak lakukan kerja mandiri namun tetap dalam kerangka koordinasi dalam lingkup masing-masing. mudah-mudahan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja lebih baik dan berikan layanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY< Amin Purwani, menjelaskan dengan pelantikan ini, kekosongan jabatan untuk Kepala Sekolah dan kepala TU untuk SMA, SMK dan SLB di DIY sudah terpenuhi. “Insyaalloh sudah terisi semua,” kata dia.
Namun untuk pejabat fungsional kata dia, masih belum semua terpenuhi. Pejabat fungsional yang dilantik ini merupakan mereka yang telah memenuhi kualifikasi dan ujian teknis. “Diharapkan dapat meningkatkan kinerja sekolah masing-masing sesuai kebijakan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Elon Musk sebut Neuralink "teknologi level Yesus". Klaim ambisius ini tuai kritik pakar karena kurangnya bukti ilmiah. Simak fakta selengkapnya di sini.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.