Daftar Orang Terkaya Singapura 2026, Eduardo Saverin Masih Nomor 1
Forbes merilis daftar 50 orang terkaya Singapura 2026. Eduardo Saverin masih nomor satu dengan kekayaan US$32,9 miliar, meski turun US$10,1 miliar.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Bantul akan digelar pada 27 Desember mendatang. Praktik black campaign mulai terlihat jelang pelaksanaan pilkades serentak. Salah satunya di Desa Srigading, Kapanewon Sanden.
Salah satu warga Srigading, Mugari, mengatakan beberapa hari terakhir merasa resah, karena adanya spanduk black campaign dan provokatif yang terpasang di lima titik di desanya.
BACA JUGA: Mengejutkan, Hampir Separuh Petahana Tumbang di Pilkades Sleman
Spanduk itu bertuliskan “Rasah Ganti Lurah, Ndak Tahlil Yassinan Digusah,” yang artinya tidak perlu ganti kepala desa karena nanti kegiatan tahlil dan yasinan bisa-bisa dilarang.
“Saya tidak tahu siapa yang memasang. Tapi yang jelas sudah mengarah ke black campaign dan SARA,” katanya, Senin (21/12/2020).
Mugari menyatakan telah melaporkan adanya spanduk tersebut ke petugas dari kepolisian setempat. Bahkan, dirinya telah mengirimkan gambar keberadaan spanduk tersebut kepada petugas, agar segera ditangani.
“Saat ini sudah saya laporkan. Saya berharap ada tindak lanjut,” lanjutnya.
BACA JUGA: Gegara Virus Baru, Arab Saudi Tutup Semua Penerbangan Internasional
Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Sekretariat Daerah Bantul, Kurniantoro mengatakan, persoalan black campaign dan mengarah ke SARA bisa diselesaikan oleh panitia pemilihan di tingkat desa.
Sebab, selain menjadi panitia pemilihan, mereka bertugas untuk melakukan pengawasan serta penyelesaian terkait dengan kampanye dan tahapan pemilihan di pilkades serentak.
“Jika sudah mengarah ke pidana silakan lapor ke kepolisian. Untuk pelanggaran semacam black campaign, silakan laporkan ke panitia. Mereka kan tugasnya juga sebagai pengawas,” ucap Kurniantoro.
BACA JUGA: Frontal saat Berseteru dengan Rizieq, Nikita Mirzani Hanya Takut Sama Sosok Ini
Bupati Bantul Suharsono meminta kepada semua pihak, terutama calon yang maju pada pilkades serentak pada 27 Desember mendatang siap menang dan siap kalah.
“Semua calon baik semua. Entah nanti siapa yang jadi, yang jelas jangan sombong. Yang kalah pun harus legawa. Toh semuanya, masih saudara kita,” kata Suharsono, Senin.
Suharsono menyatakan pilkades serentak yang digelar di 24 desa seharusnya menjadi momen untuk mencari pemimpin terbaik. Oleh karena itu, hendaknya pilkades ini mengedepankan keadilan, kejujuran dan transparansi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes merilis daftar 50 orang terkaya Singapura 2026. Eduardo Saverin masih nomor satu dengan kekayaan US$32,9 miliar, meski turun US$10,1 miliar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.