Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi senjata tajam./JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO--Polres Kulonprogo meringkus seorang pemuda bernama Yulian Pratikno, 27, yang diduga menjadi pentolan geng klithih SUD WAT All Base di Kulonprogo. Meski demikian polisi melepas belasan lainnya karena tidak memiliki cukup bukti membawa senjata tajam.
Penangkapan bermula dari tersebarnya sebuah video yang menunjukkan aksi ugal-ugalan di jalanan yang dipimpin oleh Yulian Pratikno warga Depok, Panjatan, Kulonprogo bersama gengnya pada Kamis (24/12/2020) lalu.
BACA JUGA : Viral, Geng Remaja Kulonprogo Acungkan Celurit & Seret Gir
Dalam video berdurasi 23 detik itu memperlihatkan beberapa pengendara sepeda motor mengacung-acungkan celurit, botol, dan menyeret gir sampai menimbulkan percikan api. Video yang diduga diambil di sebuah jembatan penghubung antara Kulonprogo-Bantul, itu sempat viral dan menjadi perbincangan warganet.
"Dari jejak digital tersebut [video] kami telah mengamankan salah satu pelaku yaitu YP, penangkapan ini dilandasi karena dia membawa senjata tajam jenis celurit, yang juga terlihat dari rekaman video itu," kata Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jefri kepada wartawan Minggu (27/12/2020).
Jefri mengatakan setelah video itu viral, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan diperoleh informasi terkait identitas pengendara berdasarkan plat nomor yang terlihat di dalam video. Selanjutnya dilakukan pelacakan pemilik kendaraan untuk mengetahui siapa pemakai sepeda motor tersebut.
BACA JUGA : Geng Remaja Beraksi Brutal di Sleman, Bacok dan Lindas
Hasil penyelidikan diketahui geng itu bernama SUD WAT All Base. Adapun remaja yang terlibat dalam video itu berjumlah 12 orang yang seluruhnya merupakan warga Kulonprogo.
"Kami sudah mendata para pelaku dalam video termasuk sepeda motor mereka. Terhadap mereka [anak buah geng] tidak ditangkap [Kecuali Yulian Pratikno], hanya kami bina karena tidak terbukti membawa sajam," ujar Jefri.
Jefri menjelaskan untuk pelaku tersebut yang kedapatan membawa celurit telah digelandang ke Polres Kulonprogo dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek