Cegah Banjir di SMK Tanjungsari, Luweng Ngegong Gunungkidul Dinormalisasi
Normalisasi Luweng Ngegong di Tanjungsari menelan Rp255 juta untuk mengurangi risiko banjir yang menggenangi kawasan SMK Negeri 1 Tanjungsari.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim dari Polres Gunungkidul menggelar razia di kawasan pesisir pada Minggu (3/1/2021) siang. Hasilnya, polisi mengamankan tiga pengendara yang membawa minuman keras, pil koplo hingga senjata tajam.
Ketiga pengendara yang diamankan berinisial MR,16 dan FG,21 asal Kabupaten Bantul. Sedangkan satu pengendara lain berinisial M,17 asal Kapanewon Galur, Kulonprogo.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto mengatakan tiga pengendara yang diamankan merupakan satu komunitas pecinta motor. Hal ini terlihat dari bendera yang dibawa dan ketiganya datang secara bersama-sama.
Menurut dia, razia digelar karena adanya laporan dari masyarakat yang resah adanya komunitas motor yang ugal-ugalan di Jalur Jalan Lintas Selatan. Berdasarkan laporan ini, petugas langsung menggelar razia sehingga mendapatkan ketiga pengendara. “Langsung kami amankan lengkap dengan barang buktinya di dekat Tempat Pemungutan Retribusi JJLS,” kata Suryanto kepada wartawan, Minggu petang.
Ia menjelaskan, dari tangan ketiga pengendara polisi berhasil mengamankan satu botol minuman keras, sabuk dengan kepala mengunakan keeling dan beberapa butir pil koplo. “Ada dua yang dibawa ke Mapolsek Saptosari untuk pemeriksaan lanjutan. Sedangan satunya lagi dibawa ke mapolres untuk penyelidikan kepemilikan pil koplo,” ungkapnya.
Suryanto menegaskan polisi akan terus melakukan operasi cipta kondisi untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Sebagai gambaran pada Sabtu (2/1/2021) juga melakukan razia di kawasan Kota Wonosari untuk membubarkan kerumunan di masyarakat. “Selain untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, pembubaran juga bagian dari antisipasi adanya balapan liar di jalanan,” katanya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiyawan mengatakan sejak awal sudah menitikaberatkan upaya pengamanan di jalur wisata, khususnya di JJLS. Berdasarkan pengaaman yang lalu, jalur ini sering digunakan rombongan pemotor seringkali ugal-ugalan di jalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi Luweng Ngegong di Tanjungsari menelan Rp255 juta untuk mengurangi risiko banjir yang menggenangi kawasan SMK Negeri 1 Tanjungsari.
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Lima remaja SMP dan SMK diamankan warga di Karangnongko, Klaten. Mereka diduga hendak nglitih dan kedapatan membawa stik golf serta selang.
Polisi mendalami motif penyerangan tiga jemaah Masjid Darul Ma’arif di Duren Sawit. Sejumlah senjata tajam dan tabung gas ditemukan.
Program Gentengisasi meluncurkan pengiriman 2,4 juta genteng Jatiwangi. Sugiono menyebut program ini berpotensi menggerakkan UMKM dan membuka lapangan kerja.
Lima mahasiswa UGM asal Banyumas mengolah limbah jerami menjadi hard carbon untuk material anoda baterai ion natrium.