Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 11 Juli 2026, Lengkap
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat:
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Penerapan PSBB mulai 11 Januari hingga 25 Januari mendatang berdampak pada aktivasi seluruh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Sleman. Fungsi Seluruh Satgas Covid-19 di tingkat Kapanewon hingga Padusunan kembali diaktifkan seperti saat awal pandemi Covid-19, Maret 2020 lalu.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmaladewi mengatakan Pemkab akan mendorong aktivasi kembali Satgas kapanewon, kalurahan dan pedusunan saat penerapan PSBB dilakukan. Aktivasi seluruh fungsi Satgas Covid-19 ini bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan PSBB. Pemkab, katanya, segera menyusun Instruksi Bupati yang berisi ketentuan dan aturan dalam PSBB.
"Aktivasi Satgas nanti seperti awal-awal pandemi Covid-19. Draft [Instruksi Bupati terkait] PSBB masih diajukan, jika sudah disetujui aturannya akan disampaikan kepada masyarakat," kata Evie, Kamis (7/1/2020).
Baca juga: DIY Resmi Terapkan PPKM Pengganti PSBB, Seperti Ini Pelaksanaannya
Pemkab, lanjut Evie, melakukan koordinasi dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 di Sleman. Koordinasi juga diikuti oleh Komandan Kodim 0732 Sleman dan Kapolres Sleman untuk mendukung penerapan PSBB.
Sekda Sleman Harda Kiswaya menerangkan Pemkab berupaya membuat aturan yang formulasinya dapat menyelaraskan kebutuhan untuk mengendalikan dan mengurangi risiko penularan Covid-19 tetapi tidak mengganggu roda perekonomian masyarakat.
"Dengan masih berputarnya kegiatan sosial dan kemasyarakatan, diharapkan roda perekonomian masyarakat masih berjalan," kata Harda.
Dia menyontohkan soal pelayanan publik di mana Pemkab Sleman mengatur hanya 50% saja pegawai yang menjalani Work From Office (WFO). Kebijakan bekerja dari rumah hanya diberlakukan untuk perkantoran sementara sektor usaha masih dibolehkan beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara.
Baca juga: Seperti Ini Bentuk PPKM di Bantul, Objek Wisata Tetap Buka
Dengan demikian, lanjut Harda, pelayanan publik masih aktif diberikan kepada masyarakat. Dengan kondisi tersebut diharapkan pelayanan dapat berjalan dengan baik dan tidak akan mempengaruhi penambahan klaster perkantoran. "Nanti juga akan dilakukan pembatasan kembali jam operasional untuk usaha,"kata Harda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat:
Sidang dugaan pelecehan seksual terhadap anak di Bantul memasuki pemeriksaan saksi. Massa mengawal persidangan dan meminta proses hukum berjalan adil.
Kelurahan Gowongan mengenalkan budaya pilah sampah kepada anak PAUD melalui dongeng, buku cerita bergambar, dan kegiatan kreatif dalam Gebyar PAUD 2026.
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
SDN Pingit di Kota Jogja hanya menerima 11 murid baru pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah memperkuat kolaborasi agar tetap bertahan di tengah minimnya siswa.
Kasus dugaan mafia tanah di Sleman masuk penyelidikan Polda DIY setelah dua sertifikat milik lansia diduga beralih nama dan menjadi agunan bank.