Jalan ke Gua Pindul Gunungkidul Rusak Parah, Wisatawan Terancam Kabur
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
Aktivitas penyedotan air di Telaga di Dusun Nglindur Kulon, Desa Nglindur, Girisubo, Minggu (8/3/2020). Penyedotan dilakukan agar debit air surut sehingga tidak menggenangi rumah penduduk. /Istimewa- Dokumen Kecamatan Girisubo
Harianjogja.com, WONOSARI – Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, pihaknya siap menghadapi potensi bencana saat memasuki musim hujan. Selain menyiagakan personel dan peralatan, koordinasi dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana juga terus ditingkatkan.
“Pertama-tama kami siapkan personel dan peralatannya. Untuk kemudian upaya komunikasi dari BPBD, pusdalops hingga relawan FPBR terus dilakukan sehingga saat dibutuhkan langsung bisa meluncur ke lokasi,” katanya, Kamis (15/1/2021).
BACA JUGA : Cuaca Ekstrem Termasuk di Jogja, BMKG Ingatkan Potensi
Menurut dia, koordinasi dan komunikasi ini memiliki peran yang sentral dalam upaya kesiapsiagaan maupun penaganan saat terjadi bencana. Selain itu, upaya mitigasi bencana juga terus dilakukan dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat atau melalui relawan desa tangguh bencana di sejumlah kalurahan.
“Yang bisa dilakukan adalah dengan antisipasi karena kita tidak tahu kapan akan terjadi bencana. Diharapkan dengan mitigasi ini, maka dampak saat terjadi bencana dapat ditekan,” katanya.
Kewaspadaan terhadap potensi bencana juga bisa dilihat dari lingkungan sekitar. Sebagai contoh, pada saat terjadi hujan deras dengan durasi yang lama, maka warga yang tinggal di daerah rawan longsor harus waspada akan bencana. “Kalau perlu untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya.
BACA JUGA : Ini Bencana Hidrometeorologi yang Paling Dikhawatirkan Sultan
Hal yang sama juga diperlukan untuk menghadapi banjir maupun angin kencang. Masyarakat bisa melakukan antisipasi dengan membersihkan lingkungan sekitar seperti meangkas dahan pohon yang sudah rindang hingga membersihkan saluran yang berpotensi mengganggu kelancaran aliran air.
“Untuk kewaspadaan, selain terus melakukan sosialisasi. Kami, juga terus mengupayakan membentuk desa tangguh bencana. Diharapkan adanya mitigasi ini, maka dampak dari bencana bisa ditekan sekecil mungkin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
Marc Marquez hadapi cedera serius hingga pertimbangkan pensiun dini. Kontrak baru dengan Ducati memuat klausul bebas penalti jika kondisi fisik tak membaik.
West Ham resmi terdegradasi ke Championship dengan 39 poin. Simak analisis kegagalan The Hammers musim 2025/2026, mulai dari transfer hingga krisis lini belakan
Grengseng Pamuji menyebut program upland yang berjalan sejak 2025 mulai menunjukkan hasil nyata bagi pengembangan komoditas kopi di wilayah Kabupaten Magelang.
Franchise Danur resmi berakhir setelah 10 tahun dengan film terakhirnya ditonton jutaan orang di bioskop Indonesia.
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.