Soroti Beda Tafsir Hakim di Sengketa Kontrak, Ahmad Arif Raih Doktor
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.
Sri Sultan hamengku Buwono X-Gubernur DI.Yogyakarta. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengkhawatirkan dua bencana yang paling berpotensi terjadi di wilayah DIY. Masyarakat diimbau untuk lebih siaga dalam menghadapi dampak bencana hidrometerologi ini.
Sultan mengatakan saat ini kabupaten dan kota sudah terkoordinasikan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Bencana banjir
potensinya masih kecil karena sungai di wilayah DIY tergolong dalam. Puting beliung menjadi yang harus diwaspadai. Keberadaan pohon rindang
sebaiknya perlu segera dipangkas.
"Kami sudah mengkonsolidasikan, dalam hal ini BPBD Kabupaten sampai ke bawah sudah terkonsolidasi, hanya bagaimana masyarakat bisa mewaspadai bisanya kalau perubahan cuaca, kalau banjir kecil [kemungkinan] karena sungainya dalam, hanya anginnya kena puting beliung. Kota kan sudah tahu titik-titik di mana yang sudah ada. Mewaspadai puting beliung, pohon tinggi ya dipotong," ucapnya di Kepatihan, Rabu (8/1/2020).
Ia menambahkan selain puting beliung, tanah longsor juga perlu lebih diwaspadai. Namun Sultan meyakini BPBD baik DIY maupun kabupaten dan kota
sudah mengetahui titik rawan longsor sehingga bisa dilakukan antisipasi lebih dini. Potensi angin puting beliung dan longsor diakui Sultan menjadi
paling rawan untuk wilayah DIY.
"Kemungkinan terjadi tanah longsor, titik-titiknya juga kita sudah tahu, BPBD masing derah sudah tahu. Bagaimana mengantisipasi itu, mewaspadai itu, karena dua hal [puting beliung dan tanah longsor] ini menjadi sesuatu yang sangat riskan [rawan] kalau terjadi perubahan cuaca dari kemarau ke hujan," katanya.
Puting beliung menjadi potensi bencana karena DIY diapit oleh sejumlah pegunungan besar seperti Menoreh, Merapi, Merbabu dan kawasan Pegunungan Sewu. Hal yang paling dikhawatirkan adalah puting beliung yang membuat potensi kerusakan karena kekuatannya yang besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.
Bansos Agustus 2026 diprioritaskan bagi Desil 1-4. Simak daftar PKH, BPNT, PBI-JK, dan ATENSI beserta batas desilnya.
Bendera Merah Putih sepanjang 481 meter dibentangkan di Pantai Parangtritis hingga Parangkusumo Bantul dalam peringatan HUT ke-81 RI.
Program Motor Listrik Nasional diproyeksikan menciptakan 215.000 lapangan kerja dan nilai ekonomi Rp150 triliun pada 2026–2031.
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan warga Gilingan yang mengamuk dan mengancam warga dengan obeng sebelum dibawa ke RSJ Kentingan.