Finis ke-8 di Moto3 Catalunya, Veda Ega Akui Sempat Terlalu Memaksakan
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 meski start dari posisi 20 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.
Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Jumlah wisatawan di Bantul mengalami penurunan signifikan menyusul penerapan Pembatasan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM). Bahkan, penurunan jumlah wisatawan mencapai 50 persen.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Annihayah mengatakan selama penerapan PTKM dari 11 hingga 17 Januari, total wisatawan yang datang ke Bantul adalah sebanyak 16.318 orang. Jumlah ini jauh dibandingkan jumlah wisatawan yang datang ke Bantul, dari 4 sampai 10 Januari 2021 yang mencapai 30.017 orang.
BACA JUGA : Semua Objek Wisata di Bantul Tutup saat Malam Tahun Baru
Artinya, dengan jumlah kunjungan wisatawan di Bantul saat PTKM itu hampir sama dengan kondisi normal pada akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu yang mencapai 1.700 orang.
“Dengan kondisi itu, penurunan mencapai 50 persen. Karena berdasar data tersebut, per hari pengunjung hanya mencapai 5.000 pengunjung,”kata Annihayah, Senin (18/1).
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dispr Bantul, Markus Purnomo Adi menyatakan dengan adanya penurunan jumlah pengunjung tersebut, maka pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata menurun mencapai Rp100 juta dibanding sebelum PTKM. Di mana saat PTKM, pihaknya mencatat meraih pendapatan senilai Rp158,42 juta.
“Jumlah ini menurun dibandingkan sepekan usai libur Tahun Baru yang mencapai Rp291,1 juta,” ungkapnya.
Atas kondisi ini, Annihayah menambahkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, usaha dari Dispar Bantul untuk melakukan promosi juga tidak mungkin dilakukan, menyusul penerapan PPKM hingga 25 Januari mendatang.
BACA JUGA : Jam Operasional Objek Wisata di Bantul Kini Dibatasi
“Tidak ada pilihan lain, selain menunggu selesainya PPKM. Sejauh ini memang Pantai Parangtritis masih jadi primadona meskipun ada PPKM, di mana jumlah pengunjung bisa mencapai 1.000 orang,” papar Annihayah.
Sementara Ketua Komisi B DPRD Bantul Wildan Nafis mengatakan meski ada penurunan kunjungan wisatawan di Bantul saat PTKM, namun pihaknya optimistis target PAD senilai Rp24 miliar darisektor pariwisata di 2021 tercapai.
BACA JUGA : Di Tengah Pandemi, Dispar Bantul Optimistis Pendapatan
“Apalagi, tahun ini vaksinasi akan dilakukan. Artinya setelah ada vaksinasi, akan ada peningkatan jumlah pengunjung. Karena warga akan merasa lebih terlindungi ketika mau berwisata usai divaksin,” ucap Wildan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 meski start dari posisi 20 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.
Jadwal bola malam ini 18-19 Mei 2026 menghadirkan Arsenal vs Burnley, semifinal Liga Arab Saudi, hingga La Liga 2 Spanyol.