Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA--Epidemiolog UGM Riris Andono Ahmad menilai kematian pasien Covid-19 di DIY yang terus meningkat dikarena karena kondisi rumah sakit yang sudah tidak bisa mengelola pasien dengan baik.
Riris Andono Ahmad mengatakan meningkatnya kematian pasien Covid-19 merupakan konsekuensi ketika rumah sakit tidak mampu menampung lagi. “ICU penuh, antrean yang masuk juga masih banyak, jadi banyak yang tidak terkelola dengan baik. Kunci penurunan kasus kematian kan kasus bisa dikelola dengan lebih kuat,” ungkapnya, Selasa (26/1/2021).
BACA JUGA: Kasus Covid Tembus 1 Juta, Menkes: Saatnya Berduka & Kerja Lebih Keras
Menurutnya dalam sistem informasi ketersediaan bed untuk covid-19 di DIY juga terjadi ketimpangan. Di Jogja kata dia, ada komunitas Sonjo yang mencoba membantu proses rujukan, dimana di situ terdapat cukup banyak pasien yang menunggu rujukan karena tidak cukup tempat. “Artinya ada problem di sistem informasinya,” ujarnya.
Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan banyaknya kasus meninggal dalam beberapa hari terakhir berdasarkan penelusurannya mayoritas merupakan kasus dengan kpenyakit komorbid atau berusia lanjut.
Untuk ketersediaan bed ICU bagi kasus dengan komorbid atau gejala berat, menurutnya saat ini masih cukup mengkover kebutuhan di DIY. “Dari laporan harian rumah sakit secara online masih tersedia,” ungkapnya.
Meski demikian pihaknya belum bisa mempublikasi data ketersediaan karena saat ini menunggu integrasi sistem dengan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.