Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Ilustrasi Vaksin COVID-19. /FOTO ANTARA -Irwansyah Putra
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Proses vaksinasi corona perdana di Gunungkidul dilaksanakan pada Kamis (28/1/2021) lalu. Meski demikian, hingga satu minggu pasca-penyuntikan belum ada satu pun keluhan dari penerima vaksin.
Salah satu penerima vaksin ini adalah Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati. Menurut dia, hingga satu minggu pasca disuntik tidak mengalami gejala maupun keluhan terkait dengan vaksinasi.
“Tidak ada efeknya. Di sekitar suntikan juga tidak sakit atau bengkak. Sedangkan untuk kondisi tubuh juga baik-baik saja,” kata Heru saat dihubungi, Kamis (4/2/2021).
Baca juga: Kasus Covid-19 di Sleman Diklaim Turun setelah Kebijakan Pembatasan
Menurut dia, berdasarkan dari hasil sosialisasi akan ada reaksi pasca vaksin. Hal ini dikenal dengan istilah Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI). “Setiap hari saya ke ruang vaksinasi, dan sampai sekarang belum ada keluhan yang kronis seperti mual-mual hingga demam,” katanya.
Heru menuturkan keluhan yang diterima hanya sebatas mengantuk dan lapar usai disuntik vaksin. “Makanya disuruh mengisi form terkait dengan keluhan pasca penyuntikan untuk mengetahui kondisi masing-masing penerima vaksin,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty. Menurut dia, adanya KIPI merupakan hal yang wajar karena apapun yang dimasukan kedalam tubuh akan menimbulkan reaksi.
Baca juga: Data LBH Jogja: 35.942 Orang Jadi Korban Penggusuran Setahun Terakhir
Meski demikian, Dewi mengakui belum ada laporan berkaitan dengan keluhan pasca vaksin dilakukan. “Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa dan semua berjalan dengan lancar,” katanya.
Ia berharap kepada masyarakat untuk tidak resah dengan vaksin Sinovac. Sebelum digunakan, vaksin ini sudah melalui uji klinis sehingga aman saat dipakai. “Tidak usah resah atau percaya rumor yang beredar karena vaksin ini aman dan sudah melalui uji klinis,” katanya.
Menurut Dewi, pasca-suntikan pertama, penerima vaksin akan kembali menerima suntikan untuk yang kedua. Rencananya, suntikan tersebut diberikan setelah 14 hari pelaksanaan vaksin. “Jadi untuk yang kedua akan dilakukan Kamis minggu depan. Mekanismenya memang harus dua kali penyuntikan dengan jeda waktu 14 hari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.