Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Aksi dalang dana yang dilakukan GBKP di simpang lima Karangnongko, Wates, Kulonprogo, Kamis (4/2/2021). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO- Puluhan ojek online di Kulonprogo turun ke jalan untuk menggalang dana bantuan bagi korban gempa di Sulawesi Barat. Aksi sosial itu mereka lakukan di simpang lima Karangnongko, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Kamis (4/2/2021) siang.
Menggunakan kardus bertuliskan "Bantu Saudara Kita yang Terdampak Gempa di Sulawesi Barat" para driver daring yang tergabung dalam komunitas ojek online Kulonprogo bernama Guyub Bareng Kulonprogo (GBKP) itu mendatangi pengguna jalan yang berhenti di traffic light simpang lima tersebut.
Tak sedikit dari pengendara bermotor baik roda dua maupun empat terketuk hatinya untuk kemudian memasukkan sejumlah uang ke dalam kotak kardus itu.
Baca juga: Duh...Belum Dua Bulan Direvitalisasi, Kawasan Tugu Jogja Sudah Rusak
Ketua GBKP Dredeh Rusiyanto, mengatakan aksi ini merupakan bentuk kepedulian ojol terhadap korban gempa di Sulbar. Lewat penggalangan dana, diharapkan bisa bermanfaat bagi warga terdampak bencana.
"Semoga dengan aksi ini dapat membawa manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sulbar," katanya saat ditemui di sela-sela penggalangan dana, Kamis siang.
Pria yang akrab disapa Yanto itu mengatakan dalam aksi ini diikuti oleh sekitar 50 anggota GBKP yang meliputi driver grab, Go-Jek dan transportasi online lainnya di Kulonprogo. Mereka disebar ke empat titik lampu merah di simpang lima Karangnongko.
"Kita bagi sistem shift, jadi setiap beberapa menit nanti gantian yang turun ke jalan. Ini juga sebagai upaya mengantisipasi kerumunan di tengah pandemi," ujarnya.
Sementara itu Penasehat GBKP Wawan Hermanto mengatakan aksi ini turut didukung komunitas Ojol Yogyakarta 507 dan Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqoh Nahdhatul Ulama (Lazisnu) DIY. Selain menggalang dana, pihaknya juga mengumpulkan baju bekas layak pakai untuk para korban bencana Sulbar.
Baca juga: Data LBH Jogja: 35.942 Orang Jadi Korban Penggusuran Setahun Terakhir
"Semua bantuan uang, pakaian bekas layak pakk serta sembako besok pagi langsung kita jadikan satu di Jogja bersama temen-temen dari Ojol Yogyakarta 507, selanjutnya penyalurlan dilakukan Lazisnu," ucapnya.
Dikatakan Wawan aksi sosial semacam ini bukan kali pertama dilakukan GBKP. Sebelumnya ia bersama sesama ojol Kulonprogo turut terlibat dalam penyaluran bantuan ke sejumlah daerah terdampak bencana, termasuk bencana kekeringan.
"Dulu juga pernah melakukan penyaluran air bersih dan membantu penggalangan dana untuk korban bencana di Donggala," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.