16 Tahun Hiatus, Lipstik Lipsing Kembali Bikin Haru di Prambanan
Lipstik Lipsing kembali setelah 16 tahun hiatus. Penampilan di Candi Prambanan menghidupkan nostalgia penggemar lewat lagu-lagu legendaris mereka.
Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Idi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Selasa (17/3/2020). /ANTARA FOTO-Syifa Yulinnas.\n
Harianjogja.com, JOGJA--Ditiadakannya Ujian Nasional (UN) tahun ini oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, mengalihkan keputusan kelulusan siswa ke otoritas sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja, Budi Asrori menyatakan sebagai mana yang telah diputuskan pusat, maka di Kota Jogja UN pun tidak diselenggarakan.
Selanjutnya perihal kelulusan siswa dikembalikan ke masing-masing sekolah. Skema ini bukan pertama kalinya, melainkan sama dengan kelulusan siswa tahun sebelumnya yakni 2020. "Kelulusan siswa diserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah, sama halnya seperti tahun 2020," terangnya pada Jumat (5/2/2021).
BACA JUGA: Arak Bali Sekarang Punya Hak Paten
Kriteria kelulusan siswa selanjutnya ditentukan sekolah berdasarkan nilai rapor dan juga hasil penugasan. Budi menjelaskan, sekolah diperbolehkan untuk menggelar ujian sekolah baik secara daring maupun luring. Mekanisme ini pun serupa seperti yang digunakan tahun lalu.
Dituturkan Budi, sebenarnya peniadaan UN bisa berdampak pada skema Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Meski tak ditampik Budi jika UN dan PPDB merupakan dua hal yang berbeda. Kajian skema PPDB tahun ajaran 2021/2022 masih dilakukan. Koordinasi dengan Disdikpora DIY dan kabupaten lain pun tengah dijajaki perihal penyelenggarakan PPDB tahun ini.
Pasalnya Budi menjelaskan pelaksanaan PPDB harus menggunakan parameter yang terukur, spesifik dan dapat dipertanggungjawabkan di suatu wilayah. Pada aspek parameter misalnya, tiap daerah harus sama dan kredibel. "Skema PPDB masih nanti namun sudah kita mulai kaji, harapannya nanti ada parameter yang terukur. Apalagi jarak wilayah seperti Kota Jogja, Bantul dan Sleman relatif tidak ada perbatasan yang ekstrem," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lipstik Lipsing kembali setelah 16 tahun hiatus. Penampilan di Candi Prambanan menghidupkan nostalgia penggemar lewat lagu-lagu legendaris mereka.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.