Kebakaran di DIY Melonjak Saat Kemarau, Polda Intensifkan Patroli Titik Api
Kasus kebakaran di DIY melonjak saat kemarau 2026. Polda DIY memperketat patroli titik api dan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan membakar.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja menyebut belum ada RT yang masuk kategori zona merah, dan hanya saja RT masuk zona oranye. Namun, secara epidemiologi, ada 15 kalurahan yang masuk zona merah.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan dari sekitar 2.500 RT di Kota Jogja, sebanyak 2.310 RT zona hijau, 224 RT zona oranye dan satu RT zona oranye. Heroe menegaskan hingga saat ini belum ada RT yang masih kategori zona merah. Satu RT yang masuk zona oranye berada di Kalurahan Sosromenduran.
BACA JUGA: Covid-19 Membuat Ketimpangan di Indonesia Makin Lebar
Sementara itu posko Covid-19 di tingkat wilayah mencapai 1026 posko dari sekitar 2,500 RT. Bila dihitung berdasarkan rumus epidemiologi menggunakan 14 kriteria, Heroe menyebutkan ada 15 kalurahan yang masuk zona merah pekan lalu dari 45 kalurahan yang ada. Hitungan ini naik tiga kali lipat dari jumlah zona merah di tingkat kalurahan pada dua pekan sebelumnya yang hanya lima kelurahan.
Heroe mengimbau Kalurahan yang secara epidemiologi masuk zona merah agar memperketat pengawasan mobilitas warga di posko-posko yang telah dibentuk. "RT-RT yang kasusnya agak banyak agar dicermati oleh posko," kata dia, Senin (15/2/2021)..
Kendati jumlah kalurahan yang masuk zona merah meningkat berdasarkan hitungan epidemiologi, Heroe menegaskan jumlah kasus Covid-19 di Kota Jogja mengalami penurunan. Berdasarkan laporan dari Dinkes Kota Jogja, terdapat sejumlah 274 kasus yang masih dirawat baik di rumah sakit, selter atau isolasi mandiri. "Menurun kalau melihat grafiknya. Turunnya sudah ada di tengah-tengah. Pekan kemarin ada di tengah-tengah, semoga semakin menurun terus dan kami bisa semakin menekan sebaran di wilayah," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di DIY melonjak saat kemarau 2026. Polda DIY memperketat patroli titik api dan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan membakar.
Capaian imunisasi dasar bayi Bantul baru 54,43 persen hingga 3 September 2026, masih di bawah target 63,3 persen.
APBD Perubahan Gunungkidul 2026 mulai dibahas. Pendapatan turun Rp50,65 miliar, sementara PAD dinaikkan untuk menutupinya.
Ze Valente berharap derbi PSIM vs PSS pada Super League 2026/2027 tetap digelar di Jogja dan menjadi momentum rivalitas sehat.
Kenali 5 gejala Parkinson yang dapat terlihat dari aktivitas sehari-hari, mulai tangan gemetar hingga perubahan suara dan cara berjalan.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.