PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Seorang pengendara motor melintas di gapura perbatasan di Kalurahan Candirejo, Semin, Kamis (18/2/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul sempat punya rencana membangun gapura pintu masuk di wilayah perbatasan. Namun kelanjutan program terhenti karena status lahan dan keterbatasan anggaran.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul Aris Suryanto mengatakan pembangunan gapura selamat datang di wilayah perbatasan merupakan kegiatan yang dimiliki di DLH. Menurut dia, gapura sudah dibangun di dua lokasi perbatasan di Candirejo di Kapanewon Semin dan Sambirejo di Kapanewon Ngawen.
BACA JUGA: Antisipasi TPST Piyungan Tutup, Jogja Maksimalkan Keberadaan Bank Sampah
“Sudah dibangun beberapa tahun lalu, tapi sekarang belum ada tindak lanjut untuk membangun di titik perbatasan lainnya,” kata Aris, Kamis (18/2/2021).
Dia menjelaskan, ada beberapa perbatasan yang akan diberi gapura seperti di Kapanewon Rongkop, Panggang, Purwosari dan Ponjong. Namun, program tersebut masih dalam wacana dan belum bisa direalisasikan di tahun ini. “Untuk sekarang tidak ada masuk dalam agenda yang tertuang dalam APBD 2021,” ungkapnya.
Ia menuturkan, ada beberapa kendala yang menyebabkan pembangunan belum bisa dilanjutkan. Selain masalah keterbatasan anggaran, juga ada masalah lahan. Aris mengungkapkan, hampir semua lokasi yang akan dibangun gapura berstatus sultan grond (SG) atau tanah kas desa.
Menurut dia, pemanfaatan lahan ini harus izin ke Kraton Jogja selaku pemilih tanah. “Tanah kas desa juga masuk SG sehingga penggunaan harus izin dan ini butuh proses,” kata mantan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi RSUD Wonosari ini.
BACA JUGA: KPK Geledah Kantor Disdikpora DIY Terkait Dugaan Korupsi Mandala Krida
Aris menambahkan tim DLH sudah berkoordinasi dengan bupati terpilih. “Kami sudah bertemu dan bupati baru siap membangunnya. Mudah-mudahan nanti ada surat dari bupati sebagai legalitas dalam pelaksanaan program sehingga anggarannya ada kepastian,” katanya.
Salah seorang warga Bangunsari, Kalurahan Candirejo, Semin, Suyamto mengatakan, di wilayahnya sudah dibangun gapura sebaga pembatas dengan wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah. Menurut dia, sejak dibangun beberapa tahun lalu menjadi lokasi ikonik di perbatasan karena banyak digunakan untuk berfoto.
“Ada tamannya dan setiap sore banyak dikunjungi warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.