Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Seorang pengendara motor melintas di gapura perbatasan di Kalurahan Candirejo, Semin, Kamis (18/2/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul sempat punya rencana membangun gapura pintu masuk di wilayah perbatasan. Namun kelanjutan program terhenti karena status lahan dan keterbatasan anggaran.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul Aris Suryanto mengatakan pembangunan gapura selamat datang di wilayah perbatasan merupakan kegiatan yang dimiliki di DLH. Menurut dia, gapura sudah dibangun di dua lokasi perbatasan di Candirejo di Kapanewon Semin dan Sambirejo di Kapanewon Ngawen.
BACA JUGA: Antisipasi TPST Piyungan Tutup, Jogja Maksimalkan Keberadaan Bank Sampah
“Sudah dibangun beberapa tahun lalu, tapi sekarang belum ada tindak lanjut untuk membangun di titik perbatasan lainnya,” kata Aris, Kamis (18/2/2021).
Dia menjelaskan, ada beberapa perbatasan yang akan diberi gapura seperti di Kapanewon Rongkop, Panggang, Purwosari dan Ponjong. Namun, program tersebut masih dalam wacana dan belum bisa direalisasikan di tahun ini. “Untuk sekarang tidak ada masuk dalam agenda yang tertuang dalam APBD 2021,” ungkapnya.
Ia menuturkan, ada beberapa kendala yang menyebabkan pembangunan belum bisa dilanjutkan. Selain masalah keterbatasan anggaran, juga ada masalah lahan. Aris mengungkapkan, hampir semua lokasi yang akan dibangun gapura berstatus sultan grond (SG) atau tanah kas desa.
Menurut dia, pemanfaatan lahan ini harus izin ke Kraton Jogja selaku pemilih tanah. “Tanah kas desa juga masuk SG sehingga penggunaan harus izin dan ini butuh proses,” kata mantan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi RSUD Wonosari ini.
BACA JUGA: KPK Geledah Kantor Disdikpora DIY Terkait Dugaan Korupsi Mandala Krida
Aris menambahkan tim DLH sudah berkoordinasi dengan bupati terpilih. “Kami sudah bertemu dan bupati baru siap membangunnya. Mudah-mudahan nanti ada surat dari bupati sebagai legalitas dalam pelaksanaan program sehingga anggarannya ada kepastian,” katanya.
Salah seorang warga Bangunsari, Kalurahan Candirejo, Semin, Suyamto mengatakan, di wilayahnya sudah dibangun gapura sebaga pembatas dengan wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah. Menurut dia, sejak dibangun beberapa tahun lalu menjadi lokasi ikonik di perbatasan karena banyak digunakan untuk berfoto.
“Ada tamannya dan setiap sore banyak dikunjungi warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.