Gempa NTT 7,7 M: BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Ilustrasi kekerasan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA – Tindak penganiayaan terhadap pengendara motor di jalanan atau lazim disebut klithih Kembali terjadi di Kota Jogja. Peristiwa ini terjadi di Jalan Kapten P. Tendean yang menimpa tiga korban berboncengan dengan satu motor ini terjadi pada Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 01.00 WIB.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, kejadian bermula saat para korban mengendarai sepeda motor untuk mencari makan. Ketika melintas dari selatan Pasar Serangan Jalan Re Martadinata, tiga sepeda motor dengan jenis matik mengikuti korban sampai di Jalan Kapten Piere Tendean.
BACA JUGA : Dikejar Rombongan Klithih di Jogja, Korban Sampai Jatuh
Saat tiga motor tersebut mendekat, pelaku menendang korban hingga sepada motor oleng. Tidak hanya oleng, sepeda motor korban mengenai pengendara motor lain yang hendak menyeberang. Kemudian korban tersungkur dari motor dan terluka di sekitar mulut akibat benturan aspal pada waktu terjatuh.
Kasubag Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana menjelaskan dari penggalian keterangan pada korban, pelaku menggunakan motor jenis yang berbeda. Motor Beat, Vario hitam, dan Scoopy merah blombongan. Ada yang mengenakan jumper warna abu-abu, yang lainnya warna gelap.
“Saat ini masih dalam penyelidikan dalam keterangan tertulisnya Sabtu (20/2/2021).
“Korban ditolong oleh warga dan diantar oleh piket Sabhara dan Reskrim untuk berobat di Rumah Sakit Ludiro Husada, [Tegalrejo, Jogja],” katanya
BACA JUGA : Jogja Darurat Klithih, Bagaimana Penyelesaiannya
Salah satu korban berinisial RMY berusia 21 tahun. Dia merupakan pelajar yang beralamat di Gampingan, Pakuncen, Wirobrajan, Jogja. “Setelah kejadian, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, melakukan cek CCTV, serta menggali informasi dari korban,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
BNPB melakukan survei udara untuk memetakan dampak gempa NTT magnitudo 7,7 dan menemukan landaan tsunami di dua titik.
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
BI menyebut Kartu Kredit Indonesia atau KKI menjadi alternatif pembayaran digital dengan fasilitas penundaan pembayaran sesuai jatuh tempo.
PSEL Bekasi resmi dibangun dengan investasi Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mengolah 500.000 ton sampah per tahun dan menghasilkan energi hijau.
Kabut asap karhutla mengganggu 10 penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Jarak pandang sempat turun hingga 200 meter