Dikejar Rombongan Klithih di Jogja, Korban Sampai Jatuh dari Motor

Ilustrasi. - JIBI/Solopos
06 Agustus 2020 17:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Seorang remaja menjadi korban aksi yang diduga klithih. Aksi tersebut terjadi di sekitar Pom Bensin Tungkak, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Rabu (5/8/2020) dinihari.

Korban sempat terjatuh dari sepeda motornya ketika aksi kejar-kejaran antara korban dan terduga pelaku.

Seorang warga sekitar yang sempat menyaksikan aksi klithih yakni Danang Prambondo, 32, mengatakan jika aksi klithih terjadi Rabu (5/8/2020) sekitar pukul 00.15 dini hari. Ia mendengar teriakan sejumlah pemuda yang mengendarai sepeda motor.

"Korban sempat diikuti oleh pelaku klithih dari Jalan Gambiran, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yoyakarta. Nahasnya, korban sempat terjatuh saat dikejar oleh pelaku klithih. Korban sempat mengalami luka sobek di bagian tangan kirinya," ujar Danang, Kamis (6/8/2020).

Lebih lanjut, ia sempat mengira jika aksi sekumpulan remaja tersebut hanya bercanda semata. Namun, ketika ia keluar rumahnya, ada salah satu dari mereka yang terjatuh. Danang sadar jika aksi yang dilancarkan sejumlah remaja tersebut merupakan aksi klithih.

"Korban hanya sendiri. Ternyata dia sudah dibuntuti sejak di Jalan Gambiran. Curiga dengan pelaku, akhirnya korban memacu motornya untuk meninggalkan jejak. Namun, dia justru dikejar oleh pelaku sampai ke Pom Bensin Tungkak, Mergangsan," ungkap Danang.

Danang mengaku jika warga sekitar sempat mengejar pelaku. Berdasarkan keterangan Danang, pelaku sendiri mengendarai sepeda motor Scoopy warna hitam. Ia mengatakan, beruntungnya korban terjatuh dan langsung lari. Jika tidak, mungkin ia sudah dilukai dengan senjata tajam.

Sementara itu, Kapolsek Mergangsan Kompol Tri Wiratmo mengatakan jika pihaknya sudah melakukan upaya penyelidikan di lapangan terkait dengan aksi yang diduga klithih dan terjadi di sekitar Pom Bensin Tungkak, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Rabu (5/8/2020) dinihari lalu.

"Hasil investigasi dengan saksi di sekitar lokasi didapatkan informasi bahwa hanya kejar-kejaran motor aja. Nggak ada penganiyaan, atau tindakan kekerasan lain. Laporan polisi juga tidak ada," terangnya.

Keterangan lain yang didapatkan adalah jika korban dikejar oleh 3 motor. Kemudian, korban lari ke arah Jalan Keparakan Kidul. "Hanya itu aja keterangan saksi," sambung Tri.