Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Kondisi geografis Sleman yang beragam membuat tak semua bisa mengakses internet. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman mencatat setidaknya terdapat 11 lokasi di Sleman yang belum terjangkau jaringan internet.
Sekretaris Diskominfo Sleman, Purwati, menjelaskan penemuan lokasi blank spot ini merupakan hasil survey saat pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 lalu, guna mengetahui ketersediaan jaringan internet di tempat pemungutan suara (TPS).
BACA JUGA : Dukung Pembelajaran Daring, Akses Internet Sekolah
Dari sebanyak 361 lokasi yang disurvei, ditemukan 335 lokasi memiliki signal bagus dengan jaringan 3G dan 4G. sementara 15 lokasi hanya mampu menangkap signal H+ dan 11 titik lainnya tidak terjangkau signal data seluler “Data ini menjadi acuan kami bahwa masih ada lokasi yang sulit mengakses internet,” katanya, Sabtu (7/3/2021).
Lokasi yang masih kesulitan mengakses internet ini kebanyakan berada di sekitar lereng Gunung Merapi, seperti di Giri Kerto, Turi dan Glagahharjo, Cangkringan. Karena basis datanya adalah TPS yang kebanyakan berada rumah pribadi, maka Diskominfo Sleman belum menindaklanjuti temuan ini.
Meski demikian data ini tetap menjadi catatan untuk pengecekan keterjangkauan jaringan internet di sekitar lokasi yang masih menjadi blank spot. “Akan menjadi prioritas untuk dipasangi free wifi. Pemasangan akan diletakkan di fasilitas publik seperti sekolah, posyandu, masjid,” katanya.
BACA JUGA : Barak Pengungsian Merapi Dilengkapi Akses Internet Gratis
Kasi Pengendalian Telekomunikasi Diskominfo Sleman, Agus Hermawan, mengatakan TPS kebanyakan berada di rumah pribadi seperti rumah Dukuh. Maka pemasangan free wifi tidak akan ditempatkan di persis lokasi TPS melainkan mencari fasilitas publik terdekat.
“TPS ditempatkan di rumah Dukuh. Dukuh kan punya masa jabatan. [kalau wifi dipasang di rumah dukuh] Bisa timbul konflik sosial jika masa jabatan dukuh habis. Maka pemasangan wifi didorong di fasilitas publik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.