Final Pegadaian Championship: Garudayaksa Punya Andik, PSS Ada Riko
Bek PSS Sleman Fachrudin Aryanto menyebut duel Andik Vermansah dan Riko Simanjuntak bakal mewarnai final Pegadaian Championship.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Suksesnya musim tanam bawang merah off season awal tahun ini membuat petani makin antusias menyambut musim tanam bawang merah berikutnya. Sayangnya, harga benih bawang merah yang tengah naik membuat petani Bantul kewalahan.
Kenaikan harga benih bawang merah memang telah masuk pantauan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul. Penyuluh Pertanian Lapangan DPPKP Bantul, Yulius, menyampaikan jika di Sanden harga benih bawang merah telah mencapai Rp37.000 - Rp40.000 per kilogram. Penanaman serentak disinyalir membuat kebutuhan benih meningkat sehingga harganya turut naik.
"Karena awal musim tanam. Harga benih bawang merah di Sanden saat ini Rp37.000 sampai Rp40.000 per kilogram," jelasnya pada Minggu (7/3/2021).
Baca juga: Dua Sekolah di Gunungkidul Jadi Percontohan untuk Belajar Tatap Muka
Dijelaskan Yulius, kenaikan harga benih bawang merah telah terpantau sejak Februari. Yulius memprediksi harga benih akan terus melambung hingga pertengahan tahun. "Harga terus naik sampai Juni, Juli, Agustus nanti karena petani makin banyak yang tanam dan benih masih mendatangkan dari luar," ujarnya.
Sepertinya fenomena naiknya harga benih bawang merah terjadi tiap tahunnya. Kebutuhan benih yang tinggi, tidak diiringi suplai benih yang mencukupi akhirnya mendatangkan dari luar daerah. "Kita sudah berusaha membikin benih sendiri, tetapi belum bisa mencukupi kebutuhan," ungkapnya.
Upaya lain pun dilakukan dengan cara menjalin kerja sama pengadaan benih dengan beberapa pihak. Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Yus Warseno menyebutkan baru saja melakukan pengadaan benih bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI). Pengadaan benih bawang merah diberikan kepada petani di Nawungan, Selopamioro, Imogiri.
Ketua Gapoktan Multisari Kalurahan Tirtohargo Kapanewon Kretek Bantul, Wintala mengeluhkan tingginya harga benih bawang merah yang berada di kisaran harga Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogramnya. Menurut Wintala harga tersebut terlampau mahal. Idealnya harga benih bawang merah menurut Wintala sekitar Rp30.000 per kilogram.
Baca juga: Satu RT Ada 22 Orang Positif Covid-19, Kaliurang Zona Orange
Tingginya harga benih tak sebanding dengan nilai jualnya saat panen. Dengan harga benih yang begitu mahal, paling tidak harga panen bawang merah kelak harus mencapai angka Rp20.000 per kilogram atau lebih. Jika di bawah harga tersebut, bisa dipastikan petani dapat merugi.
Wintala berharap pemerintah dapat memberikan solusi tentang tingginya harga benih bawang merah. Seperti usulan Wintala agar pemerintah bisa memberi subsidi kepada petani ketika harga benih sedang mahal, seperti ketika pemerintah membantu benih padi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bek PSS Sleman Fachrudin Aryanto menyebut duel Andik Vermansah dan Riko Simanjuntak bakal mewarnai final Pegadaian Championship.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.
Jakarta Garuda Jaya menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada perempat final AVC Champions League 2026 Putra malam ini di Pontianak.
Amerika Serikat membebaskan deposit visa bagi sebagian penonton Piala Dunia 2026 dari negara tertentu pemegang tiket resmi.
Meta menguji fitur Meta AI di Threads yang memungkinkan pengguna bertanya langsung soal tren dan berita viral seperti Grok di X.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.