Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN-Mempercepat upaya vaksinasi tahap kedua pada petugas pelayanan publik, sebanyak 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sleman divaksin secara masal di Sleman City Hall (SCH) pada Senin (8/3/2021).
Kepala Dinad Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, menjelaskan vaksinasi masal di SCH berlangsung selama tiga hari, Senin sampai Rabu (8-10/3). "Hari pertama baru menyasar ASN instansi vertikal baik Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Badan Pertanahan Nasional, BPJS, kemenag," ujarnya.
Sebanyak 1.000 ASN mengikuti vaksinasi masal hari pertama, yang dibagi dalam dua sesi, per sesi 500 orang. Pada pelaksanaan hari pertama ini menurutnya masih perlu evaluasi karena banyaknya penerima vaksin menimbulkan kerumunan. Maka akan dilakukan perbaikan pada hari berikutnya.
BACA JUGA: Gibran Ikut Diserang Warganet Soal Drama Kaesang: Tolong Adiknya Diajari Cari Calon Bojo
Vaksinasi tahap kedua di Kabupaten Sleman telah dimulai pada 27 Februari lalu dengan kock off oleh sejumlah pimpinan Pemkab Sleman. Kemudian dilanjutkan 2 Maret vaksinasi pada ASN di tingkat Kapanewon hingga padukuhan di 25 puskesmas di Sleman.
Setelah vaksinasi masal ini, akan dilanjutkan vaksinasi kepada tenaga pendidik mulai dari guru SMP, SD, TK hingga PAUD. Tenaga didik di Sleman ia perkirakan sebanyak 10.000 orang.
Adapun seluruh petugas publik yang telag terdata sekitar 52.000 orang. Direncanakan vaksinasi pada petugas publik selesai pada akhir Maret mendatang. Dari total petugas publik ini, sampai saat ini vaksinasi baru terlaksana sekitar 10%.
Setelah itu awal April akan dilanjutkan vaksinasi untuk lansia yang saat ini terdata sekitar 60.000 orang. "Yang 60.000 lansia itu belum cukup, karena perkiraan kami lansia di Sleman ada 100.000 orang," katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan vaksinasi masal dilakukan di mal agar tidak menimbulkan kesan yang menakutkan tentang vaksinasi. "Biar tidak takut. Vaksin bukan sesuatu yg menakutkan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.
Suzuki mulai menyerahkan XL7 terbaru kepada konsumen. Pesanan mencapai lebih dari 1.300 unit dalam 16 hari sejak diluncurkan.