Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Salah satu adegan dalam pertunjukan utama WJNC 2020 yakni pementasan lakon Babat Alas Mertani sebagai puncak HUT Kota Jogja ke 264. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA--Kepala Dinas Pariwisata Jogja, Wahyu Hendratmoko memastikan kegiatan atraksi seni dan budaya yang digelar Dinas Pariwisata Jogja sampai saat ini masih digelar daring. Dinas Pariwisata belum berani menggelar atraksi seni dan wisata secara terbuka dan langsung atau luring, meski ada lampu hijau dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Wahyu mengatakan meski Kemenparkraf sudah mengizinkan bahkan sudah membuat protap tentang event musik, olahraga, MICE (Meeting Incentives, Conferencing, Exhibitions) dan pekan budaya yang sesuai dengan protokol kesehatan, namun tetap dikembalikan lagi pada kebijakan di daerah sesuai situasi dan kondisi penyebaran virus Corona.
BACA JUGA : Pertunjukan Budaya di Jogja Akan Mulai Digelar Kembali
Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tingkat kota maupun provinsi. Sampai saat ini belum ada rekomendasi untuk menyelenggarakan kegiatan atraksi seni dan wisata sebagai daya tarik pariwisata secara langsung dan terbuka, “Semuanya masih didorong untuk diselenggarakan secara daring,” kata Wahyu, saat dihubungi Minggu (14/3/2021)
“Pertunjukan seni dan wisata boleh tapi tanpa ada penonton, direkam kemudian disiarkan melalui kanal youtube,” ujar Wahyu.
Dinas Pariwisata tetap membelanjakan anggaran kegiatan pertunjukan seni dan wisata melalui daring agar para pelaku seni tetap mendapat pendapatan di tengah pandemi dan bisa berkreasi melalui kegiatan tersebut meski melalui daring.
BACA JUGA : Dinas Kebudayaan Sleman Gelar Festival Ketoprak secara
Dia mencontohkan beberapa pertunjukan seni dan budaya yang sudah digelar daring seperti Pekan Budaya Tionghoa yang berlangsung selama sepekan, Festival Kangen Jogja yang sudah mau kedua kalinya, serta event Jogjavaganza. “Semuanya tetap dilaksanakan tapi daring,” kata Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus