Jengkel Sering Diejek, Sepupu Dibunuh, mayat Dibuang ke Sungai

Jumali
Jumali Kamis, 01 April 2021 05:47 WIB
Jengkel Sering Diejek, Sepupu Dibunuh, mayat Dibuang ke Sungai

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Aparat Polsek Sedayu menangkap N, 22, warga Sungai Kujang, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (31/3/2021). N ditangkap lantaran diduga membunuh sepupunya, B, 39, warga Grojokan RT2 Wirokerten, Banguntapan, Bantul, dan membuang mayatnya di Jembatan Selo Gedong, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu.

Kapolsek Sedayu, Kompol L. Ardi Hartana mengungkapkan peristiwa pembunuhan terjadi Selasa (30/3/2021). Awalnya, Polsek Sedayu pada Rabu dinihari dihubungi petugas dari Polsek Nanggulan, Kulonprogo, yang menginformasikan adanya pencegatan mobil tanpa dilengkapi dengan pelat nomor yang dikemudikan oleh pelaku.

Setelah diinterogasi, pelaku mengaku mencuri mobil milik tantenya. "Tetapi setelah kami konfirmasi, tantenya mengaku tidak kehilangan mobil. Justru tantenya menanyakan mengenai keberadaan B yang pergi bersama pelaku," kata Kapolsek.

Akhirnya, pelaku mengakui jika telah membunuh B, sepupunya dan membuang mayatnya di Jembatan Selo Gedong, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu. Barang bukti berupa kawat yang digunakan untuk menjerat korban dibuang di daerah Godean, Sleman. Pembunuhan terhadap B dilakukan pelaku di wilayah Wirokerten, Banguntapan. "Pelaku mengaku sering di bully bahkan diancam akan dibunuh. Karena takut, pelaku kemudian menghabisi korban," ucap Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka lecet di kepala, lecet di pelipis kanan dan memar di bagian dada. Guna pengembangan, kasus ini diambil alih oleh aparat Satreskrim Polres Bantul. "Pelaku sudah dibawa ke Mapolres Bantul untuk penyelidikan lebih lanjut," ucap Kapolsek.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online