Pembangunan Fisik Bantul Baru 69,40%, DPRD Minta Pelaksanaan Proyek Digenjot
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
Foto ilustrasi arus lalu lintas saat mudik Lebaran./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan Jogja menyebut belum terdapat lonjakan penumpang yang signifikan Ramadan. Jumlah penumpang maupun bus yang beroperasi disebut masih jauh dibandingkan dengan kondisi normal.
Kepala UPT Terminal Giwangan Jogja, Bekti Zunanta mengatakan, meski pemerintah telah menetapkan larangan mudik pada hari raya besar keagamaan (HRBK) tahun ini, minat masyarakat terhadap mudik dinilainya masih akan tinggi. Kenaikan jumlah penumpang di terminal pun diperkirakan akan berlangsung pada dua pekan menjelang Lebaran atau sepekan sebelum 6 Mei ketika larangan mudik diberlakukan.
BACA JUGA: THR Wajib Dibayarkan, Ini Sanksi untuk Perusahaan yang Telat dan Lalai
"Belum ada kenaikan penumpang. Ini masih sepi sama seperti tahun lalu," kata Bekti, Senin (12/4/2021).
Dia menyebut, sama seperti tahun lalu menjelang Ramadan kali ini jumlah bus yang masuk maupun keluar di terminal tipe A itu tidak terlalu signifikan. Selain karena pandemi, kondisi ini disinyalir diakibatkan oleh moda bus tidak lagi menjadi pilihan utama yang digunakan para penumpang dalam bepergian.
Bekti mengatakan di masa pandemi jumlah bus antar kota antar provinsi (AKDP) yang beroperasi di tempat itu hanya berjumlah sekitar 400 unit. Sementara, untuk layanan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) hanya sejumlah 80-90 unit.
"Operasional bus hanya sekitar 25 persen dibanding kondisi normal. Saat normal kami bisa melayani sebanyak 1.000 unit bus untuk AKAP," ujar dia.
BACA JUGA: Mudik Dilarang, Perbatasan Bantul Akan Dijaga Ketat
Imbasnya, jumlah penumpang pun otomatis berkurang drastis. Bekti mengatakan jumlah penumpang yang masuk maupun keluar di terminal Giwangan hanya berjumlah sekitar 3.000-3.400 orang per hari.
Meski pemerintah secara resmi telah mengeluarkan aturan larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang, pihaknya belum membuat aturan turunan maupun persiapan untuk menghadapi lonjakan penumpang dan menyukseskan aturan larangan itu.
"Kami masih menunggu juklak dan juknis dari kementerian," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
Kulit lansia lebih rentan terhadap sinar UV akibat penurunan kolagen dan melanin. Kenali penyebab serta cara melindunginya.
CPW menilai RUU Penyadapan mendesak untuk menyelaraskan 12 UU sekaligus memperkuat perlindungan privasi warga negara.
BNPB memastikan operasi pemadaman karhutla tetap berjalan dengan memperketat keselamatan usai helikopter Super Puma H-225 jatuh di Sungai Barito.
Jadwal MotoGP Qatar 2026 malam ini di Trans7, Vidio, dan Vision+. Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia.
Jalan Pantura Semarang-Demak ditinggikan 1 meter untuk mengantisipasi banjir rob. Proyek Kaligawe ditargetkan rampung 15 Desember 2026.