WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Hari kedua uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMA N 1 Gamping berlangsung lancar. Tidak ada siswa yang tidak lolos skrining kesehatan, meski masih ada siswa yang tidak diizinkan orang tua sehingga belum bisa mengikuti PTM.
Kepala SMA N 1 Gamping, Sunarya, menjelaskan uji coba PTM diikuti siswa kelas X dan XI, yang dilaksanakan satu hari satu sesi meliputi 50% dari total siswa sebanyak 288 siswa.
Satu sesi berlangsung pukul 07.00 WIB-10.00 WIB. "Hari pertama untuk siswa dengan absen ganjil, hari kedua genap dan seterusnya," ujarnya, Selasa (20/4).
Siswa yang masuk wajib membawa surat izin dari orang tua yang diketahui tokoh masyarakat setempat seperti RT atau RW. Surat ini untuk memastikan siswa yang datang ke sekolah dalam kondisi sehat.
BACA JUGA: Apes! Pencuri Ini Jatuh dari Atap Rumah di Ngaglik Saat Ada Banyak Orang di Ruangan
Ia mengungkapkan masih ada siswa yang tidak mendapat izin dari orang tua sehingga tidak dapat mengikuti uji coba PTM. "Kami belum merekap jumlahnya. Tapi hanya sedikit, karena kebanyakan orang tua mendukung pelaksanaan PTM," ungkapnya.
Di dalam kelas, sisea menempati meja yang telah ditentukan, dengan diberikan faceshield, masker dan hand sanitizer. Sebelum memulai pelajaran, siswa diminta mengisi kuisioner skrining kesehatan. Dalam pelaksanaan dua hari tersebut, semua siswa lolos skrining ini.
"Kalau misal dalam pelajaran ada perubahan kondisi pada siswa misal jadi sakit, panas, kami siapkan UKS [Unit Kesehatan Sekolah] dengan standar rumah sakit, dengan enam bed, tiga oksigen, kemaren didampingi Puskesmas, Koramil, Kepolisian dan Desa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.