UMKM Perempuan Solo Dapat Bantuan Alat Jahit dari BI, Ini Harapan Wawali Astrid
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman saat ini sedang melakukan percepatan vaksinasi lansia dengan berbasis kewilayahan. Percepatan ini bertujuan untuk menjangkau seluruh lansia, termasuk yang belum mendaftar melalui website.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan pendataan dilakukan secara manual melalui puskesmas dengan melibatkan RT, RW, Dukuh, Kalurahan, dan Kapanewon. Vaksinasi dilakukan sejak Senin (19/4) atau Selasa (20/4), dengan puskesmas sebagai koordinator.
BACA JUGA : Warga Jogja! Begini Cara Cepat Dapat Vaksinasi Covid-19 Meski Bukan Prioritas
"Waktu dan tempat vaksinasi ditentukan oleh puskesmas dengan mempertimbangkan jumlah sasaran, SDM, sarana dan prasarana, serta logistik vaksin dan penunjangnya," kata Joko, Selasa (20/4/2021).
Joko menjelaskan, metode vaksinasi dapat dilakukan di puskesmas atau rumah sakit (RS) ataupun secara massal, menyesuaikan kebijakan dan kemampuan puskesmas. Keluarga ataupun warga Lansia yang belum mendaftar melalui link pendaftaran, katanya, bisa meminta informasi terkait program percepatan ini kepada Kader, RT/RW, Dukuh, dan Puskesmas setempat.
Adapun target capaian vaksinasi dalam sepekan ini mencakup hingga sekitar 20.000 lansia di seluruh kapanewon. "Ya, sekitar 500 sampai 1000 lansia per wilayah yang tersebar di 25 Puskesmas se-Kabupaten Sleman. Lansia yang telah mendaftar menjadi prioritas utama," kata Joko.
BACA JUGA : Gawat! Capaian Vaksinasi Lansia Rendah karena Termakan Hoaks
Menurut Joko, Dinkes akan terus berupaya agar target 20.000 vaksinasi bagi lansia dapat tercapai. Ribuan vaksin sudah terdistribusi ke semua faskes dan saat ini stok vaksin ada sekitar 14.000 an dosis.
"Terus kami upayakan, tapi sampai hari ini sepertinya belum tercapai, harus reschedule sampai Minggu ini,"ujar Joko.
Meskipun sampai hari ini (kemarin) belum ada informasi adanya tambahan vaksin bagi Sleman, namun Dinkes akan terus berupaya agar target tersebut tercapai. Joko juga menepis anggapan pelaksanaan vaksinasi menurun seiring masyarakat melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
"Sepertinya kalau Ramadhan (pemberian vaksin) tidak terlalu masalah nggih. Sebab yang sudah terdaftar hampir tidak ada yang menolak untuk divaksin," tegas Joko.
BACA JUGA : Tidak Ribet, Vaksinasi Lansia pada RS di Jogja Ini Laris
Berdasarkan data capaian vaksin per 15 April 2021, untuk Lansia Dosis 1 sebanyak 22.380 orang atau 39,95% dan Dosis 2 sebanyak 4.234 orang atau 6,99%. Sementara untuk vaksinasi Pelayan Publik Dosis 1 mencapai 64.704 orang atau 61,26% dan Dosis 2 mencapai 31.680 orang atau 29,99%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Skyscanner merilis 10 kota paling nyaman untuk berjalan kaki pada 2026. Córdoba berada di posisi pertama, disusul Nagasaki dan Hiroshima.
Pencarian 8 orang hilang di Selat Sunda memasuki hari ketujuh. SAR mengerahkan 18 kapal dan 1 helikopter, dengan fokus di Sektor X.
Dalam waktu hampir bersamaan, dua Program Studi di Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul.
Riko Simanjuntak meminta PSS Sleman tak larut dalam dua kekalahan dan segera bangkit setelah takluk 1-3 dari Madura United.
Erling Haaland mencetak gol ke-9 dalam Derby Manchester dan menjadi top skor duel MU vs Man City di Premier League.