Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta bersama dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) Dwi Purwantoro melakukan simbolisasi pengurukan pipa untuk groundbreaking Pembangunan Air Baku Sungai Bawah Tanah Bekah di Kalurahan Giripurwo, Purwosari, Rabu (28/4). /Ist-Pemkab GK.
Harianjogja.com, PURWOSARI – Bupati Gunungkidul Sunaryanta bersama dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) Dwi Purwantoro melakukan groundbreaking Pembangunan Air Baku Sungai Bawah Tanah Bekah di Kalurahan Giripurwo, Purwosari, Rabu (28/4/2021). Pemanfaatan ini ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan air sebanyak 1.5000 keluarga di Kalurahan Giripurwo, Giriwungu dan Giricahyo.
Kepala BBWSO Dwi Purwantoro mengatakan, hasil dari kajian yang dilakukan Sumber Air Bawah Tanah Bekah akan dimanfaatkan sebanyak 17 liter per detik. Proses ini dengan membangun empat bak penampungan dengan kapasitas masing-masing sebesar 100 meter kubik.
BACA JUGA : Penambangan di Tanah Warga Jadi Ancaman Konservasi
“Pengerjaan ditarget selesai dalam delapan bulan sehingga akhir Desember sudah bisa serah terima untuk dikelola guna memenuhi kebutuhan air di masyarakat,” kata Dwi kepada wartawan.
Menurut dia, tingkat kebutuhan air di Indonesia sebanyak 110 liter per orang setiap harinya. Oleh karenanya, dengan kapasitas produksi yang dimiliki Sungai Bawah Tanah Bekah, maka dapat memenuhi kebutuhan air untuk 13.362 jiwa. “Mudah-mudahan pengangkatan ini memberikan dampak yang baik untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga sekitar,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengaku senang adanya program pemanfaatan air bersih di Laut Bekah. Ia berharap dengan kapasitas produksi yang dimiliki dapat dimanfaatkan memenuhi kebutuhan air bagi warga di pesisir selatan yang masih sering krisis pada saat kemarau.
“Kami atas nama pemerintah daerah siap berkoordinasi selama 24 jam guna menyukseskan pengangkatan air di Laut Bekah,” katanya.
BACA JUGA : Jaga Sumber Air dengan Menanam 2.000 Bibit Pohon
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani mengatakan, pihaknya sudah membuat kajian untuk pemanfaatan sumber sungai bawah tanah di Laut Bekah. Menurut dia, selama ini sumber yang ada masih terbuang ke laut. Namun adanya program pengangkatan dari BBWSO maka potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 1.500 keluarga di tiga kalurhan.
“Warga di Kalurahan Girupurwo, Giriwungu dan Giricahyo nanti bisa mendapatkan pasokan air bersih dari sumber di Laut Bekah,” katanya.
Menurut dia, pemanfaatan tidak ada masalah karena sejak 20 tahun lalu sudah ada program pipanisasi. Hanya saja hingga sekarang instalasi tersebut belum dimanfaatkan untuk pasokan air bersih ke masyarakat. “Pipa-pipa itu yang akan kami gunakan untuk memasang sambungan rumah ke masyarkaat di tiga kalurahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.