Pieter Huistra Ungkap Progres PSS Sleman Jelang Super League
Pieter Huistra menyebut progres PSS Sleman mencapai 70-75%. Fisik pemain 80%, sedangkan taktik 70-75% jelang Super League.
Pelaksanaan vaksinasi massal di Grha Pradipta Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Bantul, Senin (15/2/2021). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BANTUL - Vaksinasi Covid-19 di kalangan guru dan tenaga pendidik terus digenjot oleh Dinas Kesehatan Bantul. Tercatat, lebih dari belasan ribu guru dan tenaga pendidik (tendik) dari berbagai jenjang sekolah di Bantul telah divaksin.
Juru Bicara Pengelolaan Vaksin Covid-19 Bantul, Abednego Dani Nugroho menyampaikan berdasarkan data Simundu pada Jumat (7/5), vaksinasi di ranah institusi pendidikan Bantul telah mencapai sebanyak 13.399 orang pada dosis pertama. Dari jumlah itu sebanyak 10.589 guru dan tenaga pendidikan tercatat telah mejalani vaksinasi tahap kedua.
BACA JUGA : Vaksinasi ASN dan Guru Jogja Ditarget 2.000 Orang Per Hari
Adapun sebanyak 13.399 orang tadi merupakan data yang masuk ke Dinkes Bantul dari kalangam guru dan tendik pada jenjang PAUD, TK, SD dan SMP. "Kalau untuk sasaran guru dan tendik dari PAUD sampai SMP itu jumlahnya yang datang. Kami baru akan evaluasi lagi data sasaran tersebut. Karena sasaran kan yang punya Disikpora," terangnya pada Senin (11/5/2021).
Menyangkut data sasaran vaksinasi SMA sederajat, Abed kurang tahu menahu secara detailnya. Namun dari Provinsi DIY telah memvaksin sebanyak 2370 guru SMA sederajat pada tahap pertama. Namun baru 2261 guru dan tendik SMA sederajat yang menjalani vaksinasi injeksi kedua.
Ditegaskan Abed target vaksinasi pada kalangan guru dan tendik diharapkan bisa rampung secepatnya sesuai sasaran yang ada. "Kalau target sesuai sasaran. Kita selesaikan secepatnya menyesuaikan ketersediaan vaksin," tandasnya.
BACA JUGA : 5.975 Guru dan Tenaga Kependidikan Jadi Sasaran Vaksin
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Isdarmoko menyampaikan bahwa akselerasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) harus memenuhi dua syarat yakni vaksinasi guru dan tendik, serta yang kedua pemenuhan Data Periksa Kesehatan (DPK). Dari segi vaksin, Isdarmoko menyebut bila untuk vaksinasi injeksi pertama hampir semua guru selesai tervaksinasi.
"Ini kan kami ada sekitar 15.000 lebih guru dan tendik. Karena proses terus berjalan. Untuk yang SD sudah selesai semua, yang TK dan PAUD ada yang beberapa yang belum tetapi sebagian besar sudah. Kemudian yang SMP juga sudah. Nah ini mau yang tahap kedua, tapi sudah ada yang tahap dua," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menyebut progres PSS Sleman mencapai 70-75%. Fisik pemain 80%, sedangkan taktik 70-75% jelang Super League.
Instagram meluncurkan fitur notifikasi untuk orang tua jika remaja berulang kali mencari istilah terkait bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.
Novo Nordisk dan AWS membangun pusat inovasi AI di London untuk mempercepat riset, pengembangan, dan penemuan obat baru.
Michael Owen memprediksi Arsenal mampu mempertahankan gelar Liga Inggris karena dinilai lebih stabil dibanding para pesaingnya.
Raul Fernandez meraih kemenangan perdana MotoGP 2026 di Silverstone lewat strategi agresif yang dipuji Cal Crutchlow.
Harga emas Pegadaian hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, mencakup Antam, Galeri 24, dan UBS beserta harga buyback.