5.975 Guru dan Tenaga Kependidikan Jadi Sasaran Vaksin di Kota Jogja

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
02 April 2021 18:57 WIB Yosef Leon Pinsker Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Sedikitnya 5.975 guru dan tenaga kependidikan di Kota Jogja menjadi sasaran vaksinasi Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan vaksinasi kepada guru dan tenaga kependidikan itu rampung pada pertengahan bulan ini.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi menjelaskan, penyuntikan vaksin tahap pertama pada guru dan tenaga kependidikan telah dilangsungkan pada akhir Maret lalu.

Dia menjelaskan, proses tahap kedua vaksinasi nantinya akan berlangsung pada awal pekan depan di sejumlah tempat yang telah ditentukan sesuai dengan undangan penerima.

"Kita harapkan sebelum puasa sudah selesai. Kita kan pilih opsi yang jarak 14 hari, untuk penyuntikan vaksin tahap ke dua," terang dia, Jumat (2/4/2021).

BACA JUGA: Terapkan Prokes Ketat, Perayaan Misa Jumat Agung Berlangsung Khidmat

Guru dan tenaga kependidikan yang divaksin itu merupakan para pengajar dari jenjang TK, SD, hingga SMP. Langkah ini dilakukan juga sebagai persiapan dalam menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

"Sasarannya ada 5.975 guru dan tenaga kependidikan. Jadi, untuk injeksi yang pertama, TK, SD dan SMP sudah semua," imbuhnya.

Sampai saat ini, Pemkot Jogja sudah memvaksin 73.206 warga dengan rincian, 13.575 tenaga kesehatan, 44.013 aparat pelayanan publik, serta 16.618. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring proses vaksinasi yang masih terus berlangsung.

Plh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja, Dedi Budiono mengatakan, pihaknya telah merekomendasikan sebanyak delapan ribu orang. Karena keterbatasan jumlah vaksin maka yang diprioritaskan adalah sebanyak lima ribu lebih.

"Dari target yang divaksin itu sebagian besar sudah mendapat vaksin tahap pertama semua dan sudah mendapat undangan. Kisarannya mungkin sekitar 90-95 persen," ujarnya.