Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto memberikan apresiasi pelaksanaan ikrar syawalan yang diucapkan warga Dusun Purbosari, Wonosari, Kapanewon Wonosari usai Salat Id di Bangsal Sewokprojo, Kamis (13/5/2021). Ikrar ini sebagai pengganti tradisi halal bihalal dengan tujuan mengurangi risiko penyebaran virus corona.
“Meski tidak saling bersalaman, ikrar ini tidak mengurangi khidmat untuk merayakan Hari Raya Idulfitri,” kata Heri kepada wartawan, Kamis.
Menurut dia, ikrar syawalan sangat bagus dan harapannya bisa dilaksanakan di tempat lain. Hal itu dikarenakan, pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman sehingga upaya pencegahan terus dilakukan. Salah satunya dengan terus menerapkan protokol kesehatan agar mata rantai penyebaran virus dapat diputus.
“Saya lihat tadi Salat Id sudah menerapkan protokol kesehatan. Bahkan tradisi salam-salaman usai salat diganti dengan hanya mengucapkan ikrar agar dalam pelaksanaan tidak menjadi sumber penyebaran virus,” katanya.
Di kesempatan ini, Heri juga memohon maaf kepada warga perantau yang belum bisa pulang pada saat lebaran. Ia berharap untuk menyambung talislahturahmi dapat memanfaatkan perkembangan teknologi. “Dengan berkomunikasi menggunakan aplikasi video call atau aplikasi berjejaring sosial tidak akan mengurangi rasa khidmat perayaan hari raya yang masih dalam suasana pandemic,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.