6 Jembatan Garuda Rampung di Gunungkidul, Ini Lokasinya
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.
Wisatawan menikmati pemandangan alam dari atas perbukitan di kawasan Pantai Kesirat, Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul menargetkan 108.916 kunjungan saat libur Lebaran kali ini. Penetapan target ini dipengaruhi adanya kebijakan larangan mudik yang dibuat Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan libur Lebaran akan berlangsung mulai 14- 16 Mei dan 22-23 Mei. Sejauh ini Dispar sudah membuat kajian terkait dengan jumlah kunjungan selama libur ini.
“Kami hanya targetkan kunjungan sebanyak 108.916 pengunjung,” katanya, Kamis (13/5/2021). Target ini lebih rendah dibandingkan dengan target libur Lebaran di 2019.
Asti mengungkapkan pandemi Covid-19 masih memberikan pengaruh. Terlebih lagi, untuk saat ini juga ada larangan mudik yang ditetapkan pemerintah yang membuat perantau tidak bisa pulang.
Asti optimistis target kunjungan pada liburan tahun ini bisa tercapai. Selain mengandalkan pengunjung asli Gunungkidul, juga berharap kunjungan dari wilayah DIY dan Jawa Tengah seperti dari Magelang dan Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.
UEFA menetapkan Muenchen dan Barcelona sebagai tuan rumah final Liga Champions 2028 dan 2029, serta venue final kompetisi Eropa lainnya
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.