Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Pantai Selatan di Gunungkidul menjadi primadona wisata di DIY./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL –Arus lalu lintas menuju kawasan Pantai Selatan di Gunungkidul terpantau ramai lancar, memasuki hari ketiga libur Lebaran, Sabtu (15/5/2021).
Meski ada peningkatan arus kendaraan, kepolisian belum menerapkan rekayasa arus sehingga jalur masih bisa dilalui dari dua arah.
Keramaian arus kunjungan wisatawan di jalur utama sudah terlihat sejak simpang tiga Mulo di Kapanewon Wonosari. Tak hanya roda empat, iring-iringan juga terlihat dari rombongan kendaraan roda.
Meski demikian, laju kendaraan relatif lancar dan belum sampai menimbulkan kemacetan. Adapun kondisi di Tempat Pemungutan Retribusi di Pos Baron juga lancar meski atrean mengular hingga 100 meter panjangnya.
Guna mengurangi adanya kemacetan di area TPR, beberapa meter dari pos pembayaran ada petugas yang memberikan sosialisasi tentang harga tiket masuk dan meminta menyiapkan uang pas.
Salah seorang penjaga di TPR Baron, Eli Martono, mengatakan kondisi arus menuju pantai ada peningkatan dibandingkan dengan hari kemarin. Meski demikian, ia belum bisa memberikan data terkait dengan jumlah pasti kunjungan.
"Masih sebatas pengamatan mata. Tapi yang jelas lebih ramai sekarang dibandingkan kemarin," kata Eli, Sabtu (15/5/2021).
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Givriyanto Sakti mengatakan sudah ada lonjakan pengunjung wisata di jalur menuju kawasan pantai. Meski demikian, kondisi masih terpantau lancar sehingga rekayasa belum diterapkan.
Menurut dia, sudah ada upaya untuk mengantisipasi kemacetan. Selain mendirikan pos pengawasan dan pemantauan di kawasan pantai, lanjut dia, juga disiapkan opsi rekasaya arus lalu lintas. Menurut dia, rekayasa ini bersifat situasional dengan melihat laju kendaraan.
“Ya kalau normal, rekaysa arus tidak dilakukan. Namun, apabila adanya kepadatan arus maka rekasaya akan diterapkan,” katanya.
Martinus menjelaskan upaya pemantauan sudah dilakukan sejak dari simpang tiga Mulo, Kapanewon Wonosari. Apabila ada kepadatan arus maka jalur akan dibuat searah menuju pantai. Untuk akses keluar akan memanfaatkan jalur di kawasan Tepus dan Jalur Jalan Lintas Selatan.
“Jadi kalau padat. Pengendara tidak bisa keluar dari pos utama penarikan retribusi Baron. Tapi, keluarnya akan diarahkan ke JJLS atau lewat pos retribusi di Kapanewon Tepus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Kamis (20/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota ke pantai.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.