Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Siswa SD Timbulharjo, Sewon mengikuti sejumlah prokes ketat sebelum menjalankan ASPD pada Senin (24/5/2021)./Harian Jogja-Istimewa-SD Timbulharjo
Harianjogja.com, BANTUL—Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) jenjang SD dan sederajat di Bantul berjalan lancar pada hari pertama, Senin (24/5/2021). Sejumlah siswa mengikuti asesmen serentak dengan protokol kesehatan yang ketat.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Isdarmoko mengatakan pelaksanaan ASPD hari pertama berjalan lancar. Disdikpora Bantul memantau sejumlah sekolah. ASPD 2021 diikuti 364 SD dan MI dengan total 14.180 siswa.
BACA JUGA: ASPD di Kota Jogja: Selesai Mengerjakan Soal, Siswa Langsung Menuju Kendaraan Penjemputan
“Anak-anak melaksanakan sesuai protokol kesehatan. Satu ruang rata-rata untuk 10 anak,” kata Isdarmoko.
Dia belum mendapat laporan adanya siswa yang tidak bisa mengikuti ujian karena sakit atau menjalani isolasi mandiri. "Saya belum dapat laporan. Tapi kalau sakit, nanti anaknya bisa melaksanakan ujian bersama-sama dengan ASPD luar daerah. Nanti ada susulan," kata dia.
Salah satu pengawas ASPD di SD Winongo, Tirtonirmolo, Kasihan, Kadar Pardilah, menerangkan pelaksanaan ASPD lancar. Siswa telah memakai masker dari rumah, kendati sekolah juga telah berjaga-jaga. Setelah masuk, siswa diwajibkan cuci tangan dan menjalani pemeriksaan suhu dengan thermogun.
"Satu ruang kelas hanya diisi 20 orang. Di SD Winongo ada 45 siswa yang mengikuti ASPD, sehingga dibagi ke dalam tiga kelas. Masing-masing kelas diisi 20 anak, 20 anak, dan satu kelas lainnya hanya diisi lima anak," terangnya.
BACA JUGA: Sejumlah Pengusaha di DIY Mendaftar Vaksin Gotong Royong
Pengawas ASPD adalah guru di luar sekolah. Kadar yang menjadi guru di SD Padokan 1, Padokan, Tiroronirmolo, Kasihan menuturkan kemungkinan adanya kebocoran soal sangatlah sulit. Soal baru diambil tim panitia sekolah pagi hari sebelum ujian.
"Jadi dari disdikpora diedarkan ke UPT, selanjutnya guru dari sekolah bersangkutan mengambil soal. Sampai di sekolah langsung diserahkan ke pengawas pas waktu mau ujian. Enggak mungkin ada kebocoran," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny