Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY mencatat angka putus sekolah untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) setiap tahunnya rata-rata 30-32 orang.
“Tahun lalu aja ada 32 yang putus sekolah,” kata Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, saat dihubungi Kamis (3/6/2021).
BACA JUGA : Dinas Klaim Tak Ada Siswa Putus Sekolah Akibat Pandemi
Menurut Didik, 32 siswa yang putus sekolah kemungkinan bukan karena kesulitan akses internet dalam pembelajaran secara daring atau online, melainkan karena faktor pekerjaan. Ada siswa yang ikut bekerja dengan ayahnya atau orang lain.
“Ada yang ikut menambang pasir kemudian mendapatkan uang sehingga untuk memegang buku jadi aras-arasan [malas],” kata dia.
Ketika persoalannya demikian, kata didik, maka solusinya bukan dengan beasiswa melainkan dengan advokasi dan pendekatan. Pihaknya sudah meminta sekolah untuk mendekati siswa-siswanya yang putus sekolah tersebut untuk kembali lagi ke sekolah.
Sementara terkait pembelajaran daring di tengah pandemi Covid-19, Didik mengatakan sejauh ini tidak ada persoalan. Banyak bantuan kepada keluarga miskin yang kesulitan akses internet, di antaranya bantuan laptop dan telepon pintar melalui Dewan Pendidikan.
Dinas Komunikasi dan Informatika juga terus berupaya memperlancar jaringan internet ke semua sekolah. Bahkan akhir tahun lalu 45 titik fiber optik di pasangan di wilayah Gunungkidul untuk memperlancar jaringan internet.
BACA JUGA : Ekonomi Bukan Lagi Penyebab Anak Putus Sekolah
Portal Jogja Belajar, sambung Didik juga bisa diakses bebas pulsa. Dia meyakini anak yang putus sekolah karena persoalan jaringan internet belum ada. Data siswa yang putus sekolah yang masuk ke Disdik diakuinya karena siswa bekerja.
“Mudah-mudahan dari situ tidak ada anak putus sekolah karena persoalan akses internet,” ucap Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Brussels memperpanjang status waspada kekeringan level kuning akibat cadangan air tanah terus menurun dan cuaca kering yang masih berlanjut.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap di SIMMADE, MPP, Simenor Ngabuburit, dan Satpas 1450 beserta biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Agustus 2026 lengkap, mulai SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga Saturday Night Service beserta syaratnya.
SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 melayani perpanjangan SIM serta pembayaran PKB tahunan. Cek jadwal dan syaratnya.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di MPP, Sleman City Hall, SIMMADE, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta layanan Satpas.