3 Ruas Jalan di Gunungkidul Segera Diperbaiki, Anggaran Rp5 Miliar
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Diskusi Panel yang diselenggarakan Harian Jogja bertajuk Gugur Gunung Percepatan Pemulihan Ekonomi Perekonomian DIY, Rabu (9/6 - 2021). / Harian Jogja / Sunartono.
Harianjogja.com, WONOSARI – Pemkab Gunungkidul berkomitmen untuk mengembangkan investasi guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi di Bumi Handayani. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto saat menjadi pembicara Talkshow Harian Jogja bekerjasama dengan BPD DIY, Badan Otorita Borobudur dan Harper Malioboro yang bertajuk Gugur Gunung Percepatan Pemulihan Ekonomi DIY, Rabu (9/6/2021).
Menurut dia, pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Adapun dampaknya ikut dirasakan masyarakat secara luas.
Upaya percepatan pemulihan tidak hanya menjadi tugas dari pemerintah. Namun demikian, peran dari investor juga sangat dibutuhkan agar pelaksanaan bisa berjalan dengan baik.
Heri mengungkapkan, Kabupaten Gunungkidul patu bersyukur karena memiliki potensi alam yang sangat melimpah. Sebagai contoh, garis pantai sepanjang 72 kilometer memiliki potensi wisata sebanyak di 103 titik. Meski demikian, potensi tersebut baru terkelola sebanyak 59 objek wisata.
Hal yang sama juga telihat dari potensi wisata susu gua. Hasil pendataan, di Gunungkidul terdapat 112 gua, namun yang dikelola untuk wisata baru di 12 lokasi. Adapun sisanya masih dibiarkan menjadi bagian kekayaan bentang alam di Bumi Handayani.
“Masih banyak lagi potensi wisata mulai dari sejarah, religi hingga pegununungan. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Gunungkidul,” katanya, kemarin.
Menurut dia dalam pengembangan tidak bisa dilakukan sendiri. Pasalnya, peran dari investor sangat dibutuhkan dan pemkab sangat terbuka dalam memberikan ruang dalam berinvestasi.
Salah satu dukungan dalam pengembangan iklim investasi terlihat adanya review Perda No.6/2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah. Tujuan dari revisi untuk memberikan kemudahan serta penyusaian untuk iklim investasi sehingga tidak melanggar tata ruang yang dimiliki. “Harus dilakukan penyesuaian dan adanya optimalisasi dalam pemanfaatan tata ruang,” katanya.
Bentuk dukungan tidak hanya dalam proses review RTRW, namun pemkab jug memberikan kemudahan dalam pelayanan. Hal ini terlihat adanya Mal pelayanan Publik di kawasan Terminal Dhaksinarga Wonosari.
“Ini bisa dimanfaatkan para investor untuk mengurus izin. Untuk investasi, selain kecepatan juga dibutuhkan kenyamanan serta kemudahan dalam pengurusan dan kami hadirkan melalui mal pelayanan publik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
DLH Kulonprogo mengimbau warga tidak membakar sampah selama musim kemarau karena berisiko memicu kebakaran lahan dan melanggar aturan.
PT Pegadaian (Persero) secara resmi memasuki babak baru dalam pengelolaan hubungan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan
BMKG memprediksi El Nino bertahan hingga awal 2027 dan memicu kemarau lebih kering dengan risiko kekeringan serta karhutla yang meningkat.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan dinilai memberikan manfaat besar dalam memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan.
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid divonis 2 tahun penjara dalam kasus korupsi, lebih ringan dari tuntutan jaksa 8 tahun 6 bulan.