Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Awan panas guguran Merapi terjadi Jumat (11/6/2021) pagi. /@twitter BPPTKG.
Harianjogja.com, JOGJA—Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas sebanyak dua kali pada Jumat (11/6/2021) pagi. Muntahan awan panas guguran itu terjadi hanya selang beberapa menit dengan durasi total keduanya sekitar empat menit dan jarak luncur terjauh sepanjang 2.000 meter.
Awan panas guguran pertama pada pagi ini terjadi pada puku 08.11 WIB dengan durasi 167 detik atau sekitar 2,7 menit. Muntahan ini meluncur sejauh 2 kilometer ke arah barat daya.
BACA JUGA : Tiga Awan Panas Meluncur dari Merapi
Awanpanas guguran #Merapi tanggal 11 Juni 2021 pukul 8.11 WIB tercatat di seimogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 167 detik. jarak luncur 2.000 m ke arah barat daya.#MerapiSiaga sejak 5 November 2020 pic.twitter.com/KGIJakJqaK
— BPPTKG (@BPPTKG) June 11, 2021
“Awanpanas guguran #Merapi tanggal 11 Juni 2021 pukul 8.11 WIB tercatat di seimogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 167 detik. jarak luncur 2.000 m ke arah barat daya,” cuit akun akun @BPPTKG, Jumat (11/6/2021).
Selang tujuh menit kemudian atau sekitar pukul 08.18 WIB awan panas guguran kembali terjadi dengan durasi lebih rendah dibandingkan muntahan pertama, yaitu 99 detik atau sekitar 1,6 menit. Adapun muntahan awan panas kedua ini materialnya meluncur dengan jarak 1,5 kilometer ke arah barat daya.
“Awanpanas guguran #Merapi tanggal 11 Juni 2021 pukul 8.18 WIB tercatat di seimogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 99 detik. jarak luncur 1.500 m ke arah barat daya,” tulis akun @BPPTKG.
Awanpanas guguran #Merapi tanggal 11 Juni 2021 pukul 8.18 WIB tercatat di seimogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 99 detik. jarak luncur 1.500 m ke arah barat daya.#MerapiSiaga sejak 5 November 2020 pic.twitter.com/nWqVFH0kpA
— BPPTKG (@BPPTKG) June 11, 2021
Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya mengatakan, untuk periode Jumat (11/6/2021) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB tercatat satu kali awan panas guguran dengan jarak luncur satu kilometer. Selain itu juga teramati empat kali guguran lava pijar saat dinihari tersebut.
BACA JUGA : Medsos Heboh Pemuda Lolos Pendakian Gunung Merapi
“Teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 1000 meter mengarah ke tenggara. Teramati empat kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya dan tenggara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren