Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gunung Merapi dilihat dari Jurangjero, Srumbung, Kabupaten Magelang, 7 Januari 2021. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, SLEMAN-- Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) akan melakukan sejumlah upaya antisipasi pendakian selama Gunung Merapi masih berstatus Siaga. Hal ini sebagai respons dari video yang sempat ramai di media sosial yang menyebutkan sejumlah pemuda lolos di jalur pendakian Gunung Merapi.
Kasubbag Tata Usaha TNGM, Akhmadi, mengklarifikasi jika sekelompok pemuda dalam video yang menyebutkan telah mencapai Pasar Bubrah, sebenarnya masih berada di wilayah bawah, yakni dekat dengan objek wisata New Selo, Boyolali.
“Jadi bukan di puncak itu posisinya. Bukan di Pasar Bubrah Juga. Tapi menuju Pasar Bubrah. Itu kan ada tanda ke Pasar Bubrah. Kami pastikan itu berada pada 600 meter dari New Selo. Karena dari jalur itu sudah kami pasang pal untuk tanda setiap 100 meter,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk memastikan tidak ada pendaki yang naik ke puncak Gunung Merapi selama masa erupsi ini, salah satunya dengan mengimbau dan mengedukasi masyarakat sekitar jalur pendakian untuk tidak naik dan melarang pendaki naik ke puncak.
BACA JUGA: Disdikpora Kota Jogja Perpanjang Jadwal PPDB Jalur Bibit Unggul
“Papan informasi larangan mendaki mungkin juga akan kami tambah dalam waktu dekat. Selain itu, hari ini juga sedang melaksanakan patroli di wilayah Selo. Untuk menguatkan kembali, lebih waspada kepada mungkin para pengunjung yang belum tahu atau nekad,” katanya.
Ia menjelaskan telah membentuk Masyarakat Mitra Polisi Hutan (MMP), yang kemudian diajak bekerja sama untuk melaporkan jika terjadi sesuatu, termasuk pengunjung yang nekat mendaki. Selain itu, melalui CCTV balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di Pasar Bubrah, bisa dipantau jika ada pendaki yang lewat.
“Sampai saat ini tidak ada pendaki yang naik. Kami bisa pastikan itu. Biasanya kalau ada pasti terekam karena 24 jam, BPPTKG akan melaporkan ke kami. CCTV lumayan banyak di situ ada di beberapa sudut. Pasti ketahuan kalau mau ke Pasar Bubrah,” ujarnya.
Saat ini jalur pendakian menuju puncak Gunung Merapi setidaknya ada dua yang merupakan jalur legal, yakni Selo dan Sapu Angin di Klaten. Sementara jalur illegal menurutnya cukup banyak, termasuk di Babadan dan Kinahrejo, meski telah putus jalurnya.
Jalur illegal ini merupakan jalur warga untuk mencari rumput, yang terdapat di hampir setiap desa di lereng Gunung Merapi. Meski demikian ia memastikan telah berkoordinasi dengan warga sekitar dan memasang papan larangan mendaki di jalur tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.