Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Gunung Merapi dilihat dari Jurangjero, Srumbung, Kabupaten Magelang, 7 Januari 2021. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, SLEMAN-- Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) akan melakukan sejumlah upaya antisipasi pendakian selama Gunung Merapi masih berstatus Siaga. Hal ini sebagai respons dari video yang sempat ramai di media sosial yang menyebutkan sejumlah pemuda lolos di jalur pendakian Gunung Merapi.
Kasubbag Tata Usaha TNGM, Akhmadi, mengklarifikasi jika sekelompok pemuda dalam video yang menyebutkan telah mencapai Pasar Bubrah, sebenarnya masih berada di wilayah bawah, yakni dekat dengan objek wisata New Selo, Boyolali.
“Jadi bukan di puncak itu posisinya. Bukan di Pasar Bubrah Juga. Tapi menuju Pasar Bubrah. Itu kan ada tanda ke Pasar Bubrah. Kami pastikan itu berada pada 600 meter dari New Selo. Karena dari jalur itu sudah kami pasang pal untuk tanda setiap 100 meter,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk memastikan tidak ada pendaki yang naik ke puncak Gunung Merapi selama masa erupsi ini, salah satunya dengan mengimbau dan mengedukasi masyarakat sekitar jalur pendakian untuk tidak naik dan melarang pendaki naik ke puncak.
BACA JUGA: Disdikpora Kota Jogja Perpanjang Jadwal PPDB Jalur Bibit Unggul
“Papan informasi larangan mendaki mungkin juga akan kami tambah dalam waktu dekat. Selain itu, hari ini juga sedang melaksanakan patroli di wilayah Selo. Untuk menguatkan kembali, lebih waspada kepada mungkin para pengunjung yang belum tahu atau nekad,” katanya.
Ia menjelaskan telah membentuk Masyarakat Mitra Polisi Hutan (MMP), yang kemudian diajak bekerja sama untuk melaporkan jika terjadi sesuatu, termasuk pengunjung yang nekat mendaki. Selain itu, melalui CCTV balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di Pasar Bubrah, bisa dipantau jika ada pendaki yang lewat.
“Sampai saat ini tidak ada pendaki yang naik. Kami bisa pastikan itu. Biasanya kalau ada pasti terekam karena 24 jam, BPPTKG akan melaporkan ke kami. CCTV lumayan banyak di situ ada di beberapa sudut. Pasti ketahuan kalau mau ke Pasar Bubrah,” ujarnya.
Saat ini jalur pendakian menuju puncak Gunung Merapi setidaknya ada dua yang merupakan jalur legal, yakni Selo dan Sapu Angin di Klaten. Sementara jalur illegal menurutnya cukup banyak, termasuk di Babadan dan Kinahrejo, meski telah putus jalurnya.
Jalur illegal ini merupakan jalur warga untuk mencari rumput, yang terdapat di hampir setiap desa di lereng Gunung Merapi. Meski demikian ia memastikan telah berkoordinasi dengan warga sekitar dan memasang papan larangan mendaki di jalur tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.